Kuota BJBM 2026 Naik Jadi 12.500, Pendaftaran Undiannya Dibuka 10 Juli

Author: Redaksi Android62

Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 dipastikan menghadirkan peluang lebih besar bagi para pelari. Tahun ini, panitia menaikkan kuota peserta menjadi 12.500 orang, atau bertambah 1.000 slot dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang hanya menyediakan 11.500 tempat.

Pendaftaran dibuka mulai 10 Juli 2026 melalui sistem ballot atau undian. Ajang bertema Decade of Legacy itu akan berlangsung pada 15 November 2026 dengan tiga nomor lomba, yakni 10 kilometer, half marathon 21 kilometer, dan marathon 42 kilometer.

Kesempatan lebih luas bagi pelari

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno mengatakan penambahan kuota dilakukan agar lebih banyak pelari yang belum pernah lolos seleksi memiliki kesempatan tampil. Ia menyebut, pada tahun sebelumnya sekitar 46.000 pelari memperebutkan 11.500 slot yang tersedia.

Sumarno menyampaikan hal itu saat peluncuran BJBM 2026 di Balkondes Ngadiharjo Ngabean, Kabupaten Magelang, Rabu malam, 8 Juli 2026. Dalam acara tersebut, ia mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Dampak ekonomi dan sport tourism

Menurut Sumarno, Borobudur Marathon kini berkembang menjadi lebih dari sekadar lomba lari. Ajang ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dan memperkuat sport tourism.

Pemerintah daerah berharap ajang ini mendorong lebih banyak pelari datang bersama keluarga untuk menikmati destinasi wisata di kawasan Borobudur. Dampaknya diharapkan mengalir ke UMKM, hotel, restoran, homestay, dan masyarakat sekitar.

Sumarno menyebut perputaran uang di kawasan Borobudur pada tahun lalu hampir mencapai Rp67 miliar. Ia berharap angka itu bisa menembus Rp100 miliar pada penyelenggaraan tahun ini.

Ia juga menegaskan bahwa warisan terpenting Borobudur Marathon selama satu dekade bukan hanya soal ekonomi. Menurut dia, yang paling berharga adalah tumbuhnya rasa memiliki masyarakat Borobudur terhadap event ini.

Ia mengenang masa awal pengelolaan bersama pada 2017 ketika keterlibatan warga belum sebesar sekarang. Kini, ribuan warga justru aktif memberi semangat di sepanjang lintasan dan membuat suasana lomba lebih hidup.

Kolaborasi satu dekade dan pengalaman peserta

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko menilai keberhasilan menjaga Borobudur Marathon selama satu dekade lahir dari kolaborasi banyak pihak. Menurut dia, ajang ini telah menjadi salah satu event lari paling bergengsi di Indonesia.

Bambang juga menyoroti manfaatnya bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan UMKM. Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Jateng kembali menghadirkan Bank Jateng Pawone dengan melibatkan lebih dari 70 UMKM lokal yang telah dikurasi untuk menyajikan kuliner tradisional bagi peserta.

Selain itu, Bank Jateng melanjutkan program Bank Jateng Young Talent sebagai wadah pembinaan pelari muda berbakat. Program ini diarahkan untuk memberi ruang bagi talenta muda agar bisa berkembang menjadi atlet berprestasi.

Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An menegaskan bahwa sejak awal penyelenggaraan, tujuan utamanya adalah memberi manfaat bagi masyarakat sekitar Borobudur. Ia menilai dampak yang kini dirasakan warga membuktikan bahwa ajang ini telah tumbuh menjadi milik bersama.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo menyebut Borobudur Marathon kini menjadi salah satu event lari yang paling dinanti pelari. Pada penyelenggaraan sebelumnya, peserta datang dari 39 negara, sementara sekitar 10.000 warga ikut memberi semangat di sepanjang lintasan.

Menurut Adi, antusiasme masyarakat menjadi pembeda utama Borobudur Marathon dibanding event lari lain. Dukungan warga di titik-titik cheering membuat banyak pelari pulang dengan pengalaman yang berkesan dan ingin kembali ambil bagian.

Medali apresiasi untuk pelari setia

Perayaan satu dekade Borobudur Marathon juga akan ditandai dengan medali apresiasi khusus. Medali ini disiapkan untuk peserta yang telah mengikuti Borobudur Marathon sedikitnya lima kali, termasuk pada edisi 2026.

Medali tersebut menjadi simbol perjalanan sepuluh tahun ajang ini sekaligus bentuk penghargaan bagi pelari yang setia menjadi bagian dari sejarah Borobudur Marathon. Dengan kuota yang lebih besar, sistem ballot, dan rangkaian perayaan satu dekade, BJBM 2026 diposisikan sebagai salah satu momen penting bagi pelari dan masyarakat Borobudur.

Informasi Detail Keterangan
Kuota peserta 12.500 orang Naik 1.000 slot dari tahun sebelumnya
Tanggal pendaftaran 10 Juli 2026 Melalui sistem ballot atau undian
Tanggal lomba 15 November 2026 Bertema Decade of Legacy
Nomor lomba 10 kilometer, half marathon 21 kilometer, marathon 42 kilometer Tiga kategori utama
Source: www.rmoljawatengah.id
Berita Terbaru