Batik Ciprat ODGJ Jabar Didorong Jadi Usaha Mandiri, Baznas Turunkan Rp50 Juta

Author: Redaksi Android62

Baznas RI menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp50 juta untuk pengembangan Batik Ciprat di Yayasan Antara Graha Berdaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bantuan ini diarahkan untuk memperkuat usaha yang dikelola warga binaan penyandang disabilitas mental agar bergerak menuju kemandirian ekonomi.

Melalui Program Kelompok Disabilitas Berdaya, para peserta tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlibat langsung sebagai pelaku usaha yang memproduksi kain batik khas. Di tengah proses pemulihan, mereka mengikuti pelatihan kemandirian yang dirancang untuk membangun keterampilan kerja sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri.

Pendampingan yang Menjadi Kunci

Pimpinan Baznas RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Saidah Sakwan, bersama Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi atas pemanfaatan bantuan tersebut. Kehadiran mereka menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi juga pada pengawasan dan pendampingan.

Saidah mengapresiasi konsistensi Yayasan Antara Graha Berdaya dalam mendampingi penyandang disabilitas mental hingga mampu mengikuti kegiatan produktif secara berkelanjutan. Ia menilai pendampingan yang tepat menjadi faktor penting agar para peserta bisa hidup lebih mandiri dan memiliki ruang untuk berkembang.

Baznas juga menegaskan komitmen untuk terus mengawal program itu agar manfaat zakat tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar mustahik. Menurut Saidah, pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha produktif adalah bentuk pemanfaatan dana zakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan dalam jangka panjang.

Dari Proses Pemulihan ke Aktivitas Produktif

Melalui kegiatan membatik, para peserta memperoleh keterampilan dan penghasilan dalam satu waktu. Aktivitas tersebut juga memberi ruang bagi mereka untuk membangun kembali kemampuan bersosialisasi sebagai bagian dari proses pemulihan.

Dukungan terhadap program ini turut datang dari Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi. Ia menilai perhatian Baznas memberi dampak ekonomi sekaligus membantu memperbaiki kondisi psikologis warga binaan di yayasan tersebut.

Informasi Keterangan
Program Kelompok Disabilitas Berdaya
Bantuan modal usaha Rp50 juta
Lokasi Yayasan Antara Graha Berdaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat
Fokus usaha Batik Ciprat

Lukman mengatakan Yayasan Antara Graha Berdaya selama ini bertahan berkat semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak. Karena itu, bantuan modal usaha dari Baznas dinilai menjadi penguat bagi keberlangsungan program pemberdayaan dan bukti bahwa kelompok disabilitas juga dapat berdaya jika diberi kesempatan.

Saidah berharap sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat terus diperkuat agar program pemberdayaan bagi kelompok rentan dapat berjalan berkelanjutan. Ia menilai manfaat zakat perlu bergerak dari pola konsumtif menuju kemandirian ekonomi bagi penerimanya.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru