Bocoran Harga iPhone Fold Capai Rp46 Juta, Apple Siap Masuk Pasar Ponsel Lipat

Author: Redaksi Android62

Harga iPhone Fold menjadi sorotan utama setelah bocoran yang beredar menyebut perangkat lipat pertama Apple itu akan dibanderol mulai dari 2.500 dolar AS. Dengan kisaran tersebut, harga perangkat ini disebut bisa mencapai sekitar Rp42 juta hingga Rp46 juta di Indonesia setelah pajak.

Banderol itu langsung menempatkan iPhone Fold di kelas paling premium untuk ponsel lipat. Posisi tersebut juga membuat Apple tampak tidak sekadar ikut masuk ke pasar foldable, tetapi ingin membawa standar baru lewat desain, material, dan pengalaman pakai yang lebih rapi.

Fokus Apple ada pada pengalaman premium

Apple dikabarkan tidak ingin menghadirkan ponsel lipat dengan pendekatan biasa. Perangkat ini disebut akan menonjol lewat material kelas atas, penyempurnaan layar, dan rancangan yang dibuat agar terasa berbeda dari ponsel lipat Android yang lebih dulu ramai di pasaran.

Rumor yang beredar juga terus menguat karena sejumlah sumber industri disebut konsisten menampilkan gambaran desain dan spesifikasi yang mirip. Pola informasi yang berulang itu membuat kehadiran iPhone Fold semakin dianggap serius, terutama karena Apple biasanya sangat selektif saat mengadopsi teknologi baru.

Dua ukuran layar jadi daya tarik utama

Salah satu bagian yang paling banyak dibahas adalah layar. Saat dilipat, iPhone Fold disebut membawa panel sekitar 5,5 inci, ukuran yang dinilai cukup dekat dengan iPhone mini atau iPhone SE.

Ketika dibuka, layarnya dikabarkan melebar hingga 7,8 inci dan mendekati iPad mini. Kombinasi ini membuat perangkat tersebut berpotensi nyaman untuk menonton video, bermain gim, atau mengerjakan tugas ringan tanpa harus membawa dua perangkat terpisah.

Desain tipis dengan material titanium

Dari sisi rancangan, Apple disebut memilih titanium sebagai bahan utama. Material ini dikenal ringan sekaligus kuat, dan sebelumnya juga dipakai Apple pada lini Pro.

Bocoran dimensinya ikut menarik perhatian. Dalam keadaan terbuka, iPhone Fold disebut memiliki ketebalan sekitar 4,5 mm, sedangkan saat dilipat ketebalannya mendekati 9 mm. Informasi ini memperlihatkan ambisi Apple untuk menghadirkan foldable yang tetap ringkas namun tetap terasa mahal.

Bekas lipatan layar ikut diperhatikan

Masalah klasik pada ponsel lipat, yaitu bekas lipatan di layar, juga disebut menjadi fokus pengembangan Apple. Teknologi yang disiapkan diklaim mampu membuat efek lipatan nyaris tidak terlihat.

Langkah tersebut penting karena bekas lipatan sering menjadi salah satu hal yang paling mengganggu tampilan visual dan kenyamanan penggunaan. Apple tampaknya ingin memastikan kelemahan ini tidak terlalu menonjol saat perangkat benar-benar meluncur ke pasar.

Kamera dan harga sama-sama mencuri perhatian

Di bagian kamera, iPhone Fold diprediksi membawa dua kamera belakang dengan susunan horizontal. Totalnya, perangkat ini kemungkinan memiliki empat kamera, termasuk kamera depan di layar luar dan bagian dalam.

Sensor 48 MP juga disebut tetap menjadi andalan, mengikuti pendekatan yang dikenal pada lini Pro. Namun perhatian terbesar tetap mengarah pada harga yang sangat tinggi, karena banderol tersebut membuat iPhone Fold berada jauh di atas iPhone 18 Pro Max yang diperkirakan mulai dari Rp25 jutaan.

Dengan harga setinggi itu, iPhone Fold tampak diposisikan sebagai perangkat eksklusif bagi pengguna yang mengejar inovasi, desain premium, dan pengalaman berbeda dari iPhone biasa. Apple pun terlihat ingin menjadikan langkah pertamanya di pasar ponsel lipat sebagai pernyataan serius, bukan sekadar ikut meramaikan tren.

Berita Terbaru