Jesse Lingard kembali menarik perhatian publik bukan hanya karena bicara soal kariernya di Brasil, tetapi juga karena komentar yang mengarah ke Manchester United terdengar tidak biasa. Di saat yang sama, ia justru memberi dukungan terbuka kepada Michael Carrick dan menilai mantan rekan setimnya itu layak memimpin Setan Merah secara permanen.
Lingard menilai Carrick memahami klub dengan sangat baik dan memiliki DNA Manchester United. Ia juga mengatakan para pemain United berada di jalur yang tepat di bawah arahan Carrick.
Pernyataan itu muncul ketika Lingard sedang menyoroti perjalanan barunya bersama Corinthians. Mantan pemain FC Seoul tersebut menegaskan bahwa dirinya masih sanggup bermain di level tinggi dan memilih Brasil sebagai tempat untuk menguji diri.
Baginya, kepindahan ke Amerika Latin bukan langkah mundur. Lingard justru melihat atmosfer kompetisi di Brasil sebagai tantangan yang sepadan dengan ambisinya untuk terus bersaing di level atas.
Pemain berusia 33 tahun itu juga mengakui sempat menerima beberapa tawaran sebelum akhirnya memilih Corinthians. Keputusan tersebut ia pandang sebagai cara untuk membuktikan diri setelah meninggalkan Inggris dan Korea Selatan.
Lingard menolak anggapan bahwa dirinya hanya datang untuk menghabiskan sisa karier. Ia menegaskan tujuan utamanya tetap sama, yakni meraih trofi dan memenangkan gelar.
Pengalaman di Brasil juga memberinya kesan kuat soal kultur pendukung. Lingard menyebut belum pernah merasakan suporter datang ke tempat latihan lalu berbicara langsung kepada pemain seperti yang ia alami di sana.
Menurutnya, tekanan dari suporter justru bisa menjadi dorongan tambahan bagi tim. Ia menilai ekspektasi tinggi selalu berjalan beriringan dengan kritik, terutama ketika performa menurun.
Di sisi lain, adaptasi Lingard belum sepenuhnya mulus karena bahasa masih menjadi kendala. Ia memang dibantu beberapa rekan setim yang bisa berbahasa Inggris, tetapi tetap ingin belajar bahasa Portugis agar tidak terus bergantung pada penerjemah.
Selain Carrick, Lingard juga memberi sorotan positif kepada Bruno Fernandes. Ia menilai sang kapten layak masuk nominasi Ballon d’Or karena kontribusinya yang konsisten lewat gol dan assist.
Sementara Lingard berbicara soal masa depan dan perjalanan kariernya, FC Seoul sendiri tengah bersiap menghadapi Gimcheon Sangmu di kandang. Laga di Stadion Piala Dunia Seoul itu menjadi kesempatan penting bagi tim ibu kota untuk menjaga momentum setelah menang tipis 2-1 atas Gangwon FC.
FC Seoul datang dengan modal pertahanan yang cukup solid karena hanya kebobolan empat gol dalam enam laga terakhir di kompetisi domestik. Namun, tim asuhan Ik-soo An tidak berada dalam kondisi ideal karena Sang-min Lee cedera dan Jeong-beom Son absen akibat kartu merah.
Kondisi itu membuat FC Seoul harus tetap waspada meski punya rekor pertemuan yang sedikit lebih baik. Sejak Juli 2024, mereka mencatat tiga kemenangan atas Gimcheon, sedangkan lawannya meraih dua kemenangan.
Gimcheon pun tidak datang dengan tangan kosong setelah menumbangkan Bucheon FC 2-0. Mereka juga pernah memberi peringatan keras ketika menang 3-1 di markas Seoul dalam pertemuan liga November 2025, sehingga duel kali ini tetap terbuka dan sulit ditebak.







