Claude Mythos Segera Dibuka Lebih Luas, AI Pencari Celah Yang Bisa Mengubah Pertahanan Siber

Author: Redaksi Android62

Anthropic tengah menyiapkan akses lebih luas untuk Claude Mythos-class, model yang bukan hanya diposisikan sebagai chatbot, tetapi juga sebagai alat pencarian celah keamanan yang sangat agresif. Langkah ini langsung menyita perhatian karena model tersebut disebut mampu menemukan ribuan kerentanan dalam waktu singkat.

Rencana itu muncul di tengah kekhawatiran industri teknologi terhadap dampak AI dengan kemampuan seperti Mythos pada ekosistem perangkat lunak global. Di satu sisi, teknologi ini bisa membantu pertahanan siber; di sisi lain, akses yang terlalu longgar dapat memunculkan risiko baru.

Pengumuman tersebut disampaikan Anthropic bersamaan dengan peluncuran Claude Opus 4.8 pada Kamis. Di bagian akhir pengumuman itu, perusahaan mengatakan sedang menyiapkan model “Mythos-class” untuk seluruh pelanggan dalam beberapa pekan ke depan.

Anthropic belum menjelaskan apakah yang akan dirilis nanti adalah Mythos secara langsung atau model lain dengan kemampuan setara. Meski begitu, perusahaan menegaskan bahwa kelas kemampuan tersebut akan dibuka lebih luas dalam waktu dekat.

Selama ini, akses ke Mythos sangat terbatas dan hanya tersedia lewat pratinjau melalui Project Glasswing. Pembatasan itu dilakukan karena kemampuan model untuk mendeteksi kerentanan tersembunyi dinilai punya implikasi keamanan yang besar.

Project Glasswing sendiri dibentuk untuk membantu mengamankan sistem perangkat lunak penting sebelum model dilepas lebih luas. Inisiatif ini melibatkan Amazon Web Services, Apple, Broadcom, Cisco, CrowdStrike, Google, dan Anthropic.

Anthropic mengatakan pihaknya kini bergerak cepat menyiapkan perlindungan keamanan yang dibutuhkan sebelum peluncuran yang lebih luas. Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa perusahaan menilai lapisan pengaman sudah semakin siap untuk mendukung distribusi ke publik.

Kemampuan Mythos menjadi alasan utama mengapa model ini begitu disorot. Anthropic menyebut Mythos Preview sudah mengidentifikasi ribuan kerentanan dengan tingkat keparahan tinggi.

Beberapa temuan itu dikatakan berdampak pada sistem operasi utama dan peramban web utama. Selain itu, sebagian besar mitra Project Glasswing disebut masing-masing menemukan ratusan kerentanan kritis di perangkat lunak mereka sendiri dengan bantuan Claude Mythos.

Sejumlah mitra bahkan dilaporkan mengalami lonjakan tingkat penemuan bug lebih dari 10 kali lipat. Klaim ini memperkuat posisi Mythos sebagai alat yang tidak hanya cepat, tetapi juga mampu membantu menyaring temuan yang relevan dengan lebih baik.

Cloudflare menjadi salah satu contoh yang disebut secara spesifik. Perusahaan itu mengatakan telah menemukan sekitar 2.000 bug di sistem kritisnya, termasuk hampir 400 yang masuk kategori berisiko tinggi atau kritis.

Anthropic juga menyebut tim Cloudflare menilai tingkat false positive Mythos Preview lebih baik dibanding penguji manusia. Bagi banyak pihak, hasil seperti ini menunjukkan bahwa model tersebut bisa menjadi alat penting dalam audit keamanan yang selama ini masih banyak bergantung pada proses manual.

Sorotan terhadap Mythos makin besar karena kemampuannya menyentuh area yang sangat sensitif. AI yang dapat menemukan celah tersembunyi dengan cepat berpotensi memperkuat pertahanan siber, namun juga dapat menjadi risiko jika jatuh ke tangan yang salah.

Rencana pelepasan model kelas Mythos diumumkan bersamaan dengan kehadiran Claude Opus 4.8, yang oleh Anthropic diposisikan sebagai peningkatan dengan kemampuan agentic yang lebih kuat, performa coding yang lebih maju, serta peningkatan kejujuran dan kemampuan koreksi diri. Namun, perhatian publik tampaknya lebih besar tertuju pada langkah membuka akses Mythos-class ke lebih banyak pelanggan.

Di India, sejumlah bank besar, departemen pemerintah, dan perusahaan TI dilaporkan sudah mulai melakukan stress test secara diam-diam terhadap sistem perangkat lunak kritis mereka. Langkah itu muncul ketika perhatian terhadap peluncuran Mythos dari Anthropic terus meningkat.

Persiapan semacam ini menunjukkan bahwa model tersebut tidak dipandang sebagai pembaruan AI biasa. Bagi banyak organisasi, teknologi ini berkaitan langsung dengan kesiapan pertahanan digital dan kemampuan menutup celah sebelum dimanfaatkan pihak lain.

Anthropic belum mengumumkan detail teknis tambahan, skema akses, atau bentuk akhir model kelas Mythos yang akan dirilis. Namun, dengan target peluncuran untuk semua pelanggan dalam beberapa pekan ke depan, perhatian industri kini tertuju pada cara perusahaan membuka akses sambil tetap menjaga pengaman yang selama ini menjadi alasan pembatasan ketat.

Source: www.indiatoday.in
Berita Terbaru