Damac Siapkan Pusat Data 1,3 Gigawatt di Jakarta, Investasinya Bisa Tembus Miliar Dolar AS

Author: Redaksi Android62

Rencana Damac Group untuk membangun pusat data berkapasitas sekitar 1,2 hingga 1,3 gigawatt di Indonesia disebut berpotensi menelan investasi dalam skala miliar dolar AS. Skala itu jauh melampaui kapasitas pusat data nasional yang saat ini baru sekitar 600 megawatt.

Jika terealisasi, proyek ini akan menjadi salah satu investasi pusat data terbesar yang masuk ke Indonesia. Pemerintah menilai kebutuhan modalnya akan sangat besar karena pembangunan pusat data membutuhkan beberapa juta dolar AS untuk setiap 1 megawatt kapasitas.

Jakarta masuk dalam tiga titik lokasi

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, Damac tidak akan masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa Digital Park di Batam. Perusahaan asal Uni Emirat Arab itu disebut menyiapkan tiga lokasi pembangunan, dan salah satunya berada di Jakarta.

Pembahasan antara Damac dan Konsorsium Industri Pusat Data Indonesia, IDPro, juga sudah mulai berjalan. Langkah ini menunjukkan minat besar investor terhadap kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia.

Kebutuhan listrik dan air jadi tantangan utama

Di balik besarnya peluang, pemerintah menyoroti kebutuhan listrik dan air yang sangat besar untuk menopang operasional pusat data. Susi menegaskan, tantangan tersebut harus dihitung sejak awal agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan infrastruktur.

Kapasitas yang direncanakan Damac jauh melampaui pusat data yang sudah beroperasi di Indonesia. Saat ini, lebih dari 10 perusahaan data center telah berjalan di KEK Nongsa Digital Park, termasuk GDS dari China dan Equinix dari Amerika Serikat.

Permintaan pusat data masih tinggi

Pemerintah menilai permintaan pusat data di Indonesia masih kuat, terutama untuk mendukung kebutuhan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Karena itu, investasi berskala besar seperti yang direncanakan Damac dianggap sejalan dengan arah pertumbuhan industri digital nasional.

Susi juga menyampaikan bahwa realisasi investasi itu disebut akan mulai berjalan pada tahun ini. Dengan kapasitas sebesar 1,2 hingga 1,3 gigawatt, proyek Damac di Jakarta dan dua lokasi lainnya berpotensi menjadi bagian penting dari pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Source: teknologi.bisnis.com
Berita Terbaru