Dari Menyelam Tanpa Alat Hingga Pakai Kostum Duyung, Sherly Tjoanda Punya Cara Istirahat Sendiri

Author: Redaksi Android62

Di tengah jadwal pemerintahan yang padat, Sherly Tjoanda memilih cara beristirahat yang tidak biasa. Gubernur Maluku Utara itu justru mencari ketenangan di bawah laut lewat freediving, aktivitas yang membuatnya tetap dekat dengan alam daerah yang ia pimpin.

Pilihan itu membuat Sherly tampil berbeda dari banyak kepala daerah yang identik dengan ruang formal. Selain memimpin sebagai gubernur perempuan pertama di Maluku Utara, ia juga menjalani peran sebagai ibu dari tiga anak, sehingga kebutuhan untuk menjaga energi dan keseimbangan menjadi bagian penting dari kesehariannya.

Laut sebagai ruang pemulihan

Sherly tidak memilih liburan mewah untuk melepas penat. Ia justru memanfaatkan laut Maluku Utara sebagai tempat untuk memulihkan tenaga, termasuk saat berada di Jikomalamo, Ternate, dan berenang bersama ikan di sela kunjungan kerja.

Melalui akun Instagram pribadinya, @s_tjo, Sherly kerap membagikan momen saat berada di bawah air. Dalam salah satu unggahan, ia menulis bahwa jalan-jalan di Ternate belum lengkap tanpa bermain bersama Oci di bawah laut Jikomalamo, sekaligus menyebut waktu pagi hingga siang sebagai momen terbaik agar footage bawah laut terlihat lebih terang dan jernih.

Bagi Sherly, aktivitas itu bukan sekadar hiburan singkat. Ia juga pernah memanfaatkan long weekend untuk recharging di bawah laut setelah menuntaskan 100 hari pertama sebagai Gubernur Maluku Utara.

Kebiasaan yang sudah lama dijalani

Kecintaan Sherly pada freediving ternyata bukan hal baru. Ia mengaku sudah menekuni olahraga itu sejak 2020, saat pandemi membatasi banyak aktivitas orang.

Saat itu, Sherly tinggal di Morotai bersama suami dan menghabiskan waktu di laut hampir setiap hari. Dari kebiasaan itulah freediving kemudian menjadi bagian yang terus ia bawa hingga sekarang.

Sorotan lewat aksi bawah laut

Kedekatan Sherly dengan laut juga tampak dalam momen pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut Sulamadaha untuk memperingati HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025. Dalam kegiatan itu, ia tampil dengan kostum putri duyung saat menyerahkan bendera untuk dikibarkan di bawah air.

Aksi tersebut menyita perhatian karena dari total 116 penyelam yang ikut dalam upacara bawah laut itu, Sherly menjadi satu-satunya peserta yang mengenakan kostum unik. Momen itu memperlihatkan bagaimana ia hadir dalam seremoni sekaligus menunjukkan kedekatan dengan kekayaan maritim daerahnya.

Cara Sherly menjalani waktu istirahat dan tampil di ruang publik membuat sosoknya punya warna berbeda di Maluku Utara. Ia memperlihatkan kepemimpinan yang dekat dengan alam, aktif, dan tetap menyisakan ruang untuk healing di bawah laut yang ia sukai.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru