Pemesanan iCar V23 kini sudah menembus lebih dari 300 unit, padahal harga resminya belum diumumkan. Angka itu terus bertambah dari waktu ke waktu dan membuat SUV listrik bergaya retro ini langsung mencuri perhatian pasar.
Respons tersebut muncul setelah iCar V23 tampil di ajang Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026. Di pameran itu, model ini mulai dikenal lebih luas dan berhasil mengumpulkan sekitar 300 Surat Pemesanan Kendaraan.
Menurut Head of Marketing iCAR Indonesia, Metta Yunita, minat konsumen sejauh ini masih sesuai harapan perusahaan. Ia juga menyebut jumlah pesanan tidak berhenti di titik pameran, karena angka tersebut terus naik setiap bulan.
Daya tarik terbesar V23 ada pada desainnya yang boxy dengan nuansa retro. Bentuk eksterior yang berbeda dari kebanyakan SUV listrik membuat model ini mudah menonjol sejak pertama kali diperlihatkan ke publik.
iCAR Indonesia melihat desain luar menjadi faktor utama yang mendorong SPK dalam jumlah tinggi. Dari survei internal perusahaan, konsumen menilai V23 punya potensi besar untuk dimodifikasi sesuai selera.
Metta Yunita mengatakan pihaknya juga sudah berbicara langsung dengan sejumlah konsumen yang memesan mobil itu, baik saat IIMS maupun setelah pameran selesai. Dari obrolan tersebut, minat pada modifikasi dan personalisasi muncul sebagai alasan yang paling sering disebut.
Hal itu menunjukkan pembeli tidak hanya melihat V23 sebagai kendaraan listrik baru. Banyak konsumen juga menganggap mobil ini sebagai produk yang bisa dibentuk mengikuti karakter pemiliknya.
Di tengah pasar otomotif yang semakin padat, unsur personalisasi memang sering menjadi pembeda. iCar V23 memanfaatkan ruang itu lewat desain yang tampil tidak biasa dan mudah memancing perhatian.
Yang membuat pencapaiannya makin menarik, pesanan datang ketika harga resminya masih belum diumumkan. Meski tanpa informasi harga, antusiasme pasar tetap terjaga dan justru terus bertambah.
Situasi tersebut memberi sinyal bahwa ketertarikan konsumen sudah terbentuk sejak fase awal pengenalan produk. Keputusan memesan tampaknya tidak hanya dipengaruhi oleh harga, tetapi juga oleh konsep dan citra yang dibawa V23.
Setelah minat konsumen terbentuk, iCAR Indonesia mulai menyiapkan distribusi unit ke pembeli. Perusahaan memproyeksikan pengiriman kendaraan dilakukan dalam waktu dekat.
Untuk varian OG, pengiriman dijadwalkan berlangsung sekitar Juni 2026. Tahap ini menjadi langkah penting karena V23 mulai bergeser dari fase perkenalan menuju pemenuhan pesanan.
Di sisi lain, perusahaan juga menyiapkan ekspansi jaringan layanan. iCAR Indonesia menargetkan pembangunan hingga 30 diler baru di Indonesia sampai akhir tahun ini.
Perluasan jaringan itu disusun untuk mendukung distribusi sekaligus pelayanan setelah penjualan. Bagi merek yang masih bertumbuh, kehadiran diler yang lebih luas menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Dengan pesanan yang sudah melewati 300 unit dan terus naik, iCar V23 kini tidak lagi hanya menjadi model yang ramai dibicarakan saat pameran. Fokus berikutnya bergeser ke pengiriman unit, kesiapan jaringan, dan kemampuan menjaga minat pasar yang sudah terbentuk sejak awal.
