Desil 1 Sampai 5 Jadi Kunci Bansos 2026, Begini Pemetaan Kemensos Menentukan Penerima

Author: Redaksi Android62

Kementerian Sosial menempatkan desil sebagai dasar penting dalam menentukan penerima bantuan sosial, termasuk untuk periode 2026. Skema ini disusun dari data DTSEN yang diproses Badan Pusat Statistik agar bantuan bisa lebih tepat sasaran.

Dalam pembagian ini, desil 1 sampai 5 menjadi kelompok yang paling sering diperhatikan karena berada pada rentang keluarga dengan kondisi ekonomi lebih rentan. Semakin kecil angka desil, semakin besar prioritas bantuan yang diberikan karena tingkat kesejahteraannya dinilai lebih rendah.

Apa arti desil dalam penyaluran bansos

Desil dipakai untuk memetakan keluarga ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi ekonomi dan sosial. Penilaian ini tidak hanya melihat penghasilan, tetapi juga pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, hingga aset yang dimiliki.

Melalui pendekatan itu, pemerintah berupaya membaca kemampuan ekonomi keluarga secara lebih menyeluruh. Hasil pemetaan kemudian menjadi dasar untuk menilai siapa yang layak menerima bantuan sosial.

Kelompok yang masuk desil 1 sampai 5

Desil 1 ditempati masyarakat dengan kondisi sangat miskin dan berada di posisi paling prioritas dalam skema bantuan. Setelah itu, desil 2 masuk kategori miskin, sedangkan desil 3 berada pada kelompok hampir miskin.

Berikutnya, desil 4 dikategorikan rentan miskin dan masih termasuk kelompok yang membutuhkan perlindungan sosial. Adapun desil 5 mulai masuk kelompok ekonomi menengah bawah atau keluarga dengan kondisi finansial pas-pasan.

Walau posisinya lebih baik dibanding empat kelompok sebelumnya, desil 5 masih belum tergolong sejahtera. Itulah sebabnya, kelompok desil 1 sampai 5 tetap dipandang rentan dan dekat dengan kebutuhan intervensi pemerintah.

Program bantuan yang memakai acuan desil

Acuan desil tidak diterapkan sama untuk semua bantuan sosial. Setiap program memiliki batas kelompok penerima yang disesuaikan dengan tujuan dan tingkat kebutuhan masing-masing.

Keluarga dalam desil 1 sampai 4 menjadi prioritas untuk Program Keluarga Harapan atau PKH. Kelompok yang sama juga termasuk penerima Program Sembako atau BPNT.

Untuk jaminan kesehatan, cakupannya lebih luas dibanding dua program tersebut. Masyarakat pada desil 1 hingga 5 memenuhi kriteria sebagai penerima Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI-JK.

Status desil dapat berubah mengikuti kondisi keluarga

Klasifikasi desil tidak bersifat tetap. Posisi keluarga dapat bergeser seiring perubahan kondisi ekonomi dan hasil verifikasi data terbaru di lapangan.

Karena itu, pembaruan data menjadi penting, terutama bagi keluarga yang mengalami perbaikan atau penurunan kondisi. Jika data tidak diperbarui, status bantuan bisa tidak lagi sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Cara mengecek status desil secara mandiri

Masyarakat dapat mengecek status desil melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan. Setelah laman terbuka, pengguna diminta memasukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang tercantum di KTP.

Setelah itu, kode verifikasi keamanan perlu diisi sesuai yang tampil di layar. Langkah terakhir adalah menekan tombol “CARI DATA” agar sistem Kemensos memulai pengecekan.

Hasil pengecekan akan menampilkan informasi terkait status bantuan, kategori desil, jenis bantuan sosial yang diterima, status aktif bantuan, serta periode penyaluran yang sedang berjalan. Pemeriksaan berkala membantu masyarakat memastikan data yang tercatat tetap sesuai dengan kondisi terbaru dan meminimalkan risiko salah sasaran dalam distribusi bantuan.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru