Venezuela menghadapi situasi darurat setelah dua gempa kuat mengguncang wilayahnya dalam rentang satu menit pada Rabu malam waktu setempat. Guncangan terbesar tercatat bermagnitudo 7,5 dan memicu kerusakan luas, termasuk di Caracas.
USGS memperingatkan bahwa dampak bencana ini berpotensi sangat besar. Lembaga itu menyebut kemungkinan korban jiwa tinggi dan kerusakan luas sangat mungkin terjadi, sementara bencana juga bisa meluas ke wilayah lain.
Dampak Awal di Ibu Kota
Di Caracas, beberapa bangunan dilaporkan roboh dan sejumlah rumah ambruk akibat guncangan. Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello juga mengonfirmasi adanya kerusakan serius di beberapa kawasan melalui siaran televisi pemerintah.
Aktivitas di Bandara Internasional Simón Bolívar Caracas sempat dihentikan sementara setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Di sejumlah lokasi terdampak, tim penyelamat masih menyisir reruntuhan untuk mencari warga yang diduga terjebak.
Dua Gempa Beruntun dalam Satu Menit
Badan Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS mencatat gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,1 dengan episentrum di barat Morón, kawasan pesisir Karibia Venezuela, sekitar 168 kilometer dari Caracas. Kedalamannya tercatat 13 kilometer.
Satu menit kemudian, gempa kedua mengguncang wilayah yang sama dengan kekuatan lebih besar, yakni magnitudo 7,5. Pusat gempa susulan itu berada sekitar 16 kilometer di barat daya Morón dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.
Analisis awal USGS juga memperkirakan ada peluang 44 persen jumlah korban meninggal berada di kisaran 10.000 hingga 100.000 jiwa. Angka tersebut masih berupa estimasi awal, namun menggambarkan besarnya ancaman yang dihadapi Venezuela setelah dua guncangan besar itu.
Peringatan Tsunami Sempat Berlaku
Karena gempa terjadi di dekat kawasan pesisir dan memiliki kekuatan besar, peringatan tsunami sempat dikeluarkan untuk sebagian besar wilayah Karibia. Namun status tersebut kemudian dicabut setelah pemantauan menunjukkan ancaman gelombang besar telah berakhir.
Sistem Peringatan Tsunami milik Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat menyatakan ancaman tsunami tidak lagi ada. Otoritas juga menegaskan tidak terdapat ancaman tsunami lanjutan dari gempa ini.
Pencarian dan Pendataan Masih Berlangsung
Hingga kini, belum ada angka resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka karena proses pencarian dan pendataan masih berjalan. Pemerintah Venezuela masih mengumpulkan informasi dari berbagai wilayah untuk memetakan dampak gempa secara lebih akurat.
Di tengah upaya tanggap darurat itu, perhatian publik tertuju pada nasib warga yang masih diduga tertimbun reruntuhan. Situasi di Caracas dan wilayah sekitar tetap dipantau saat tim penyelamat terus bekerja di lapangan.
