Harga Di Bawah Rp 300 Juta Dan 1 Juta Unit Dalam Tiga Tahun, Omoda-Jaecoo Makin Agresif Menyerbu Pasar Global

Author: Redaksi Android62

Omoda-Jaecoo sedang berada di fase percepatan yang jarang terjadi di industri otomotif global. Dalam hanya tiga tahun, merek di bawah Chery Group itu sudah menembus 1 juta mobil terjual di seluruh dunia, dan langkah berikutnya bahkan dipasang lebih tinggi lagi: 1 juta unit penjualan global dalam setahun mulai 2027.

Pencapaian itu menunjukkan bahwa pertumbuhan Omoda-Jaecoo tidak hanya ditopang oleh satu model atau satu negara. Kombinasi ekspansi pasar yang cepat, jaringan dealer yang luas, dan strategi harga yang agresif menjadi fondasi utama yang mendorong volume penjualan mereka naik konsisten.

Jaringan pasar dibangun sangat cepat

Dalam tiga tahun, Omoda-Jaecoo sudah masuk ke 69 pasar dunia. Sebarannya mencakup 18 negara Uni Eropa, 15 pasar setir kanan, dan 36 pasar setir kiri, sehingga pertumbuhan mereka tidak bergantung pada satu kawasan saja.

Di saat yang sama, merek ini juga membangun 1.300 dealer di seluruh dunia. Skala itu setara dengan membuka satu showroom setiap hari sejak pertama berdiri, dan jaringan seperti ini membuat produk lebih cepat hadir di tangan konsumen.

Fondasi distribusi tersebut memberi efek langsung pada penjualan. Omoda-Jaecoo bisa menjaga laju pertumbuhan secara konsisten, bukan hanya mengandalkan peluncuran model baru atau promosi sesaat.

Eropa jadi tumpuan terbesar

Dari seluruh wilayah, Eropa muncul sebagai mesin pertumbuhan paling besar untuk Omoda-Jaecoo. Kawasan itu menyumbang 41,5 persen dari total penjualan global mereka.

Laju pertumbuhan di Eropa juga tergolong sangat tinggi. Pada Maret 2026, pertumbuhan tahunan Omoda-Jaecoo di kawasan tersebut mencapai 246 persen.

Inggris menjadi salah satu pasar yang menonjol karena merek ini sudah menembus enam besar dengan penguasaan pasar 4,7 persen. Di pasar lain, Spanyol dan Italia masing-masing melampaui 3.000 unit per bulan, sementara Polandia berada di atas 2.000 unit per bulan.

Penjualan bulanan terus menguat

Kinerja global Omoda-Jaecoo juga terlihat dari angka bulanan yang terus naik. Sepanjang Maret 2026, penjualan gabungan Omoda dan Jaecoo sudah melampaui 60.000 unit di seluruh dunia.

Angka itu memperlihatkan bahwa skala bisnis mereka sudah masuk kategori besar untuk merek yang masih berusia muda. Dengan sebaran pasar yang luas dan jaringan dealer yang agresif, volume seperti ini menjadi hasil yang masuk akal dari strategi ekspansi mereka.

Indonesia ikut memberi sinyal penting

Resep yang sama juga terlihat di Indonesia melalui Jaecoo J5 EV. Meski mereknya masih tergolong pendatang baru, model ini mencatat penjualan yang konsisten pada kuartal pertama 2026.

Pada Januari, penjualannya mencapai 1.942 unit. Angka itu naik menjadi 2.926 unit pada Februari, lalu 2.775 unit pada Maret, sehingga total tiga bulan pertama mencapai 7.643 unit.

Jaecoo J5 EV juga menjadi mobil listrik terlaris nomor satu di Indonesia pada Maret dan April 2026. Salah satu alasan utamanya adalah harga yang agresif, karena saat diperkenalkan di Indonesia model ini dibanderol di bawah Rp 300 juta, termasuk untuk varian tertinggi.

Target lebih besar sudah disiapkan

Setelah menembus 1 juta unit dalam tiga tahun, Omoda-Jaecoo belum berhenti pada capaian itu. Pada ajang Beijing Autoshow, mereka menegaskan target penjualan global 1 juta unit dalam setahun pada 2027.

Target tersebut menunjukkan ambisi yang jauh lebih besar dibanding posisi saat ini. Jika penjualan tahunan masih berada di kisaran 300-an ribu unit, maka volume yang dibutuhkan harus naik sekitar tiga kali lipat.

Untuk mendukung rencana itu, Indonesia tetap masuk dalam peta penting mereka. Omoda-Jaecoo disebut akan membawa model-model baru di GIIAS 2026 dan juga menyiapkan pengenalan teknologi VPD atau Valet Parking Driver di Indonesia tahun ini.

Source: oto.detik.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru