Indomobil Pikat Pembeli EV Di Bandung Dengan DP 10 Persen Dan Layanan Sekaligus

Author: Redaksi Android62

Bandung jadi panggung bagi Indomobil untuk memperlihatkan bahwa penjualan kendaraan listrik tidak berdiri sendiri. Dalam Indomobil Expo Bandung 2026, perusahaan ini mengangkat ekosistem EV sebagai fokus utama, mulai dari pembiayaan, layanan purna jual, jaringan dealer, hingga dukungan pengisian daya.

Ajang bertema “EVperience” itu berlangsung pada 23–31 Mei 2026 di 23 Paskal Shopping Center, Bandung. Lewat konsep tersebut, Indomobil ingin memberi masyarakat akses yang lebih dekat untuk mengenal kendaraan listrik sesuai kebutuhan mobilitas perkotaan.

Deretan model listrik dari berbagai merek

Di area pameran, pengunjung bisa melihat beragam kendaraan listrik dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, Volkswagen, serta Indomobil eMotor untuk roda dua. Beberapa model yang ditampilkan meliputi AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Changan Deepal S07, Citroën eC3, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, Volkswagen ID. Buzz, dan lini Indomobil eMotor.

Kehadiran banyak merek ini memperlihatkan bahwa Indomobil tidak hanya menawarkan satu pilihan kendaraan. Pengunjung juga mendapat kesempatan mencoba langsung melalui sesi test drive dan test ride selama pameran berlangsung.

Pengalaman langsung jadi bagian dari strategi

Sesi uji coba itu dirancang agar calon konsumen bisa merasakan karakter kendaraan listrik secara langsung. Fokusnya bukan hanya pada tampilan, tetapi juga kenyamanan kabin dan efisiensi energi untuk kebutuhan harian.

Pendekatan ini penting karena kendaraan listrik sering kali dinilai dari pengalaman pemakaian sehari-hari. Dengan mencoba langsung, pengunjung dapat melihat bagaimana mobil dan motor listrik bekerja dalam konteks mobilitas urban.

Skema kepemilikan dibuat lebih ringan

Selain memamerkan produk, Indomobil juga menyiapkan program kepemilikan selama pameran. Skema yang ditawarkan mencakup uang muka mulai 10 persen, bunga 0 persen hingga tenor lima tahun, pilihan pembiayaan sampai tujuh tahun, serta program loyalitas dan lucky dip.

Langkah itu menunjukkan bahwa strategi perusahaan tidak hanya bertumpu pada daya tarik produk. Indomobil juga berupaya mengurangi hambatan awal agar lebih banyak konsumen mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas.

Layanan dan jaringan dealer ikut diperkuat

Dari sisi kepemilikan jangka panjang, Indomobil menyebut terus memperkuat jaringan dealer dan layanan purna jual di berbagai kota besar, termasuk Bandung dan wilayah Jawa Barat. Dukungan ini dianggap penting untuk menjaga pengalaman pengguna setelah kendaraan dibeli.

CEO Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo, menegaskan bahwa pendekatan perusahaan terhadap kendaraan listrik tidak berhenti pada produk. Ia menilai transisi ke kendaraan listrik juga bergantung pada kesiapan ekosistem dan rasa percaya diri konsumen saat menggunakannya untuk mobilitas sehari-hari.

“kami terus memperkuat dukungan layanan, jaringan dealer, hingga pengalaman kepemilikan kendaraan listrik secara menyeluruh. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas, dengan melihat langsung berbagai kemudahan dan manfaat yang kini sudah tersedia,” ujar Santiko dalam keterangan tertulis, dikutip Ahad, 24 Mei 2026.

Infrastruktur pengisian daya ikut menjadi sorotan

Indomobil juga menyoroti perkembangan infrastruktur kendaraan listrik di Jawa Barat yang terus bertambah. Data PLN menunjukkan hingga akhir 2025 terdapat lebih dari 300 titik SPKLU di Jawa Barat, termasuk sekitar 27 titik di wilayah Bandung Raya.

PLN juga baru meresmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, bertepatan dengan penyelenggaraan Indomobil Expo Bandung. Kehadiran fasilitas pengisian daya ini menjadi bagian penting untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik di tengah kebutuhan mobilitas perkotaan yang makin tinggi.

Berita Terbaru