Israel Klaim Gempur Izz al-Din al-Haddad, Gaza Kembali Dilanda Serangan Mematikan

Author: Redaksi Android62

Serangan udara Israel kembali mengguncang Gaza dan memakan korban jiwa di tengah situasi yang belum mereda. Tenaga medis di wilayah itu melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak, setelah sebuah apartemen dan kendaraan dihantam dalam serangan terbaru.

Di saat yang sama, perhatian juga tertuju pada nasib Izz al-Din al-Haddad, sosok yang disebut sebagai kepala militer Hamas di Gaza. Seorang pejabat senior Hamas menyatakan Haddad telah meninggal dunia setelah menjadi target serangan udara Israel, meski belum ada konfirmasi resmi dari Hamas.

Di Kota Gaza, sejumlah saksi mengatakan masjid-masjid menyampaikan pengumuman tentang “kesyahidan” Haddad. Nama Haddad pun disebut sebagai figur paling senior Hamas yang tewas sejak gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat pada Oktober lalu sempat menghentikan pertempuran.

Israel sendiri menyatakan Haddad memang menjadi target utama serangan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz mengaitkan serangan itu dengan Haddad, namun pernyataan mereka tidak memastikan apakah operasi tersebut benar-benar menewaskannya.

Netanyahu menuduh Haddad sebagai salah satu perancang serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel. Ia juga menyebut Haddad bertanggung jawab atas pembunuhan, penculikan, dan kekerasan terhadap ribuan warga sipil serta tentara Israel.

Posisi Haddad di dalam Hamas membuat kabar ini menjadi sangat penting. Ia mengambil alih pimpinan militer Hamas di Gaza setelah Mohammad Sinwar tewas pada Mei 2025, sehingga namanya berada di jajaran paling strategis dalam struktur kelompok tersebut di wilayah Gaza.

Belum jelas apakah Haddad termasuk di antara korban dalam serangan terbaru yang dilaporkan di Gaza. Hingga kini, kematian itu masih berada pada level laporan dari berbagai pihak, sementara Hamas belum mengeluarkan konfirmasi resmi.

Situasi ini muncul ketika pembahasan antara Israel dan Hamas soal rencana pascaperang Gaza masih berjalan. Perundingan tidak langsung itu membahas proposal yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung lebih dari dua tahun.

Di lapangan, eskalasi serangan Israel dalam beberapa pekan terakhir menambah tekanan bagi warga Gaza. Serangan terbaru di wilayah itu memperlihatkan bahwa pertempuran masih jauh dari benar-benar reda, meski gencatan senjata sempat menghentikan pertempuran sebelumnya.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru