Jalan Usaha Tani Hingga Sumur Bor Rampung, TMMD Ke-128 Konut Tinggalkan Manfaat Nyata

Author: Redaksi Android62

Seluruh sasaran fisik dan nonfisik TMMD ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara selesai 100 persen tepat waktu. Capaian itu diraih lewat kerja sama personel TNI dan masyarakat di lokasi kegiatan, dengan sasaran yang menyentuh kebutuhan dasar warga desa.

Program ini meninggalkan hasil yang langsung bisa dirasakan di lapangan, mulai dari jalan usaha tani hingga fasilitas air dan sanitasi. Di Konawe Utara, TMMD tidak berhenti sebagai kegiatan rutin, tetapi hadir sebagai kerja pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi warga.

Pekerjaan yang tertinggal di desa

Di antara hasil yang paling terlihat adalah peningkatan jalan usaha tani sepanjang 4.550 meter dan rabat beton 1.100 meter. Selain itu, satgas juga menyelesaikan drainase 180 meter dan 3 unit gorong-gorong.

Pada sasaran lain, program unggulan Kasad TNI AD Manunggal Air juga menghasilkan 15 titik sumur bor. Di saat yang sama, 15 unit rumah tidak layak huni, 7 unit MCK, dan 1 unit rehab masjid ikut dikerjakan hingga tuntas.

Selain infrastruktur dasar, TMMD ke-128 juga menyentuh bidang ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan yang selesai mencakup ketahanan pangan 1 hektar serta penanganan stunting sebanyak 400 paket.

Penutupan yang menandai kerja bersama

Penutupan TMMD berlangsung di Lapangan Ladesi, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Upacara dipimpin Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto dan disaksikan unsur pemerintah daerah serta Forkopimda.

Dalam prosesi itu, dilakukan penandatanganan dan penyerahan naskah hasil proyek TMMD dari Dansatgas kepada Bupati Konawe Utara Ikbar. Kehadiran berbagai unsur daerah menunjukkan bahwa pembangunan desa lewat TMMD dijalankan sebagai kerja bersama.

Acara penutupan juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara, Kajari Konawe, Wakapolres Konawe Utara, Danpos TNI AL, Basarnas, serta pejabat utama Korem 143/Halu Oleo. Kehadiran mereka memperlihatkan besarnya perhatian terhadap hasil yang ditinggalkan program ini.

Pesan agar hasil pembangunan tetap terjaga

Dalam amanat Pangdam XIV/Hasanuddin yang dibacakan Danrem 143/Halu Oleo, TMMD dipahami bukan hanya sebagai program pembangunan fisik. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui gotong royong dan kebersamaan.

Pangdam meminta agar hasil pembangunan dirawat supaya manfaatnya bertahan lama di desa. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat TNI-Rakyat dengan hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan warga.

Satgas TMMD pun diminta melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan program berikutnya. Langkah ini dinilai penting agar pola kerja di lapangan tetap efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Apresiasi dari pemerintah daerah

Bupati Konawe Utara Ikbar menyampaikan apresiasi atas kerja nyata TNI selama program berlangsung. Menurut dia, TMMD membantu mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dan memberi manfaat langsung, terutama pada akses infrastruktur desa.

Ikbar menegaskan pemerintah daerah siap mendukung penuh dan terus bersinergi untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Dukungan itu membuat hasil pembangunan tidak berhenti saat upacara penutupan selesai, tetapi tetap punya ruang lanjutan di masyarakat.

Dari jalan yang dibuka, sumur bor yang disiapkan, hingga rumah layak huni yang dibangun, TMMD ke-128 di Konawe Utara meninggalkan jejak yang lebih dari sekadar hasil kerja fisik. Program ini juga menegaskan hubungan yang erat antara prajurit, pemerintah daerah, dan warga dalam membangun desa bersama.

Source: www.medcom.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru