Jetour Zongheng F700 datang membawa klaim yang sulit diabaikan untuk sebuah pikap mewah: jarak tempuh hingga 1.300 km dalam sekali perjalanan. Angka itu membuat model ini langsung menonjol di tengah persaingan kendaraan pikap yang selama ini lebih identik dengan tenaga kerja dan ketahanan medan.
Lebih jauh, Jetour memadukan mesin turbo diesel 2.0 liter dengan sistem plug-in hybrid pada F700. Kombinasi tersebut diposisikan bukan hanya untuk menggenjot performa, tetapi juga untuk memberi efisiensi dan daya jelajah yang lebih panjang.
Teknologi hybrid dan pengisian cepat
Di balik F700, Jetour membenamkan teknologi Kunpeng Super Hybrid CDM-O milik Chery yang dipasangkan dengan mesin turbo diesel 2.000 cc khusus hybrid. Dari kombinasi itu, keluar tenaga 155 kW atau setara 297 dk dan torsi 340 Nm.
Arsitektur elektrifikasinya juga dibuat serius dengan sistem 800V. Jetour menyebut baterai Shenxing 4C dari CATL pada model ini bisa diisi dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam 10 menit.
| Spesifikasi Utama | Jetour Zongheng F700 |
|---|---|
| Sistem penggerak | Turbo diesel 2.0 liter plug-in hybrid |
| Tenaga | 155 kW atau 297 dk |
| Torsi | 340 Nm |
| Jarak tempuh | Hingga 1.300 km |
| Arsitektur listrik | 800V |
| Pengisian baterai | 20 persen ke 80 persen dalam 10 menit |
Bongsor, lega, dan tetap siap dipakai off-road
Dimensi F700 juga menunjukkan bahwa Jetour tidak menyiapkan model ini sebagai pikap kecil. Bodinya memiliki panjang 5.495 mm, lebar 2.050 mm, tinggi 1.985 mm, dan jarak sumbu roda 3.350 mm.
Ukuran tersebut memberi kesan gagah sekaligus menyediakan ruang kabin yang lebih lapang. Jetour menyiapkan konfigurasi 4 atau 5 penumpang agar model ini bisa menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Karakter luarnya mengusung bentuk serba kotak dengan grille besar dan DRL LED. Bumper depan juga dibuat untuk kebutuhan off-road, sehingga arah pengembangannya tetap jelas pada kemampuan melintasi medan berat.
Fondasi pikap sejati tetap dipertahankan
Meski membawa elektrifikasi, Jetour tidak meninggalkan struktur dasar sebuah pikap. Zongheng F700 tetap memakai rangka ladder frame berkekuatan tinggi sebagai penopang utama.
Untuk mendukung kenyamanan dan kendali, suspensi depannya menggunakan double wishbone independen. Di bagian bak belakang, Jetour menambahkan titik pengikat barang agar pengguna lebih mudah membawa perlengkapan kerja atau peralatan petualangan.
Akses ke area kargo juga diperhatikan lewat pijakan tambahan di samping roda belakang. Pada bagian eksterior lain, ada atap semi-floating, gagang pintu model konvensional yang kokoh, serta pijakan kaki di belakang.
Masuk wilayah harga pikap premium
Jetour menempatkan Zongheng F700 pada rentang harga Rp287 jutaan hingga Rp539 jutaan. Posisi itu memperlihatkan targetnya sebagai pikap premium yang mengandalkan gabungan teknologi, daya jelajah, dan kemampuan off-road.
Model ini dijadwalkan tampil perdana di Guangzhou Auto Show, Tiongkok, pada November mendatang. Kehadirannya menjadi sinyal bahwa Jetour ingin memperluas langkah di pasar kendaraan elektrifikasi, termasuk ceruk pikap mewah yang menuntut fungsi dan citra sekaligus.
Dengan tenaga besar, sistem pengisian cepat, struktur tangguh, dan kabin yang dibuat fleksibel, F700 hadir sebagai salah satu pendekatan paling tidak biasa di segmen pikap mewah saat ini.
