Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menargetkan Partai Solidaritas Indonesia menjadi pemenang di Bengkulu pada Pemilu 2029. Target itu disertai instruksi agar struktur partai diperluas sampai tingkat Rukun Tetangga atau RT.
Kaesang menilai kemenangan tidak cukup dibangun melalui optimisme di tingkat pengurus. Ia meminta seluruh kader di Bengkulu segera menggerakkan mesin politik dan menjaga ritme kerja dalam dua hingga tiga tahun mendatang.
Struktur hingga Lingkungan Warga
Penguatan organisasi diarahkan dari tingkat wilayah hingga lingkungan tempat warga tinggal. Kaesang meminta kepengurusan PSI menjangkau desa, kelurahan, serta membentuk koordinator pada level RT.
Jaringan di tingkat bawah dipandang penting untuk memperkuat konsolidasi partai. Struktur yang aktif juga diharapkan membuat PSI Bengkulu lebih siap menghadapi tahapan verifikasi faktual pada masa mendatang.
| Tingkat Organisasi | Arahan Penguatan |
|---|---|
| Desa dan kelurahan | Memperluas kepengurusan hingga Dewan Pimpinan Ranting |
| RT | Membentuk koordinator di lingkungan paling bawah |
| Akar rumput | Memperkuat konsolidasi untuk kesiapan verifikasi faktual |
Menurut Kaesang, kesiapan struktur harus membuat urusan verifikasi tidak lagi menjadi beban utama partai. Perhatian kader kemudian dapat diarahkan penuh kepada persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Kali ini PSI Bengkulu berbeda. Insya Allah untuk verifikasi nanti itu sudah harus tidak dipikirkan lagi, karena pikiran kita untuk 2029 nanti,” tegas Kaesang.
Optimisme atas Fondasi Organisasi
Kaesang menyampaikan arahan tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah PSI dan pelantikan pengurus DPW, DPD, serta DPC PSI se-Provinsi Bengkulu pada Jumat, 17/7. Pertemuan itu mempertemukan jajaran kepengurusan dari tingkat wilayah, daerah, hingga kecamatan.
Ia mengapresiasi kerja kader dan pengurus yang disebut telah membangun fondasi organisasi di daerah. Bengkulu dinilai memiliki modal yang dapat dikembangkan untuk memperbesar kekuatan politik PSI.
Di hadapan kader, Kaesang menyatakan keyakinannya terhadap peluang PSI di provinsi tersebut. “Jadi saya rasa di Provinsi Bengkulu Insyaallah PSI bisa jadi pemenang. Masa gajah kalah sama yang lain?” ujar Kaesang.
Peran Pengurus Muda
Komposisi pengurus PSI Bengkulu yang mayoritas berasal dari generasi muda turut menjadi perhatian Kaesang. Ia memandang keterlibatan anak muda sebagai aset untuk menghadirkan gagasan dan cara kerja organisasi yang lebih segar.
Pengurus muda diharapkan menjadi penggerak perluasan kerja partai di tengah masyarakat. Pendekatan yang lebih dekat dengan persoalan sehari-hari warga juga dipandang dapat memperkuat hubungan PSI dengan basis masyarakat Bengkulu.
Media Indonesia melaporkan pelantikan tersebut mencakup pengurus pada tiga jenjang organisasi, dari wilayah hingga kecamatan. Konsolidasi lintas tingkat itu menjadi pijakan PSI Bengkulu untuk memulai persiapan politik jauh sebelum tahapan Pemilu 2029 berlangsung.
