Kanada Perketat Pemeriksaan Dari Tiga Negara, Karantina 21 Hari Menanti Pelancong Berisiko

Author: Redaksi Android62

Kanada mengambil langkah pencegahan yang lebih ketat dengan mewajibkan karantina 21 hari bagi pelancong yang baru berada di wilayah terdampak Ebola. Aturan ini dibuat untuk menekan risiko masuknya penyakit melalui perjalanan internasional, meski otoritas setempat menegaskan ancamannya bagi masyarakat Kanada masih rendah.

Kebijakan itu berlaku bagi warga Kanada, penduduk tetap, individu yang terdaftar berdasarkan Undang-Undang Indian, serta warga negara asing yang dalam 21 hari terakhir mengunjungi wilayah terdampak Ebola. Jika mereka tidak menunjukkan gejala, karantina harus dijalani selama 21 hari sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Bila ada pelancong yang menunjukkan gejala, penanganannya akan berbeda. Mereka akan langsung diisolasi di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan Undang-Undang Karantina.

Selain aturan karantina, Kanada juga menyiapkan pembatasan imigrasi sementara untuk warga dari Republik Demokratik Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan. Mulai 27 Mei 2026, sejumlah dokumen imigrasi dari tiga negara itu akan ditangguhkan selama 90 hari.

Penangguhan tersebut mencakup penggunaan visa tinggal sementara, izin perjalanan elektronik, dan visa tinggal permanen yang sudah disetujui. Pemerintah Kanada juga menghentikan sementara pemrosesan permohonan imigrasi baru dari warga ketiga negara tersebut selama periode itu.

Langkah ini diambil saat wabah Ebola masih menjadi perhatian di Republik Demokratik Kongo, sementara risiko penularan juga meningkat di Uganda dan Sudan Selatan. Badan Kesehatan Masyarakat Kanada menyebut kebijakan itu dirancang untuk memperketat pengawasan kedatangan dari wilayah yang berisiko.

Pemerintah Kanada menegaskan bahwa hingga kini belum ada kasus Ebola yang dilaporkan di kawasan Amerika Utara. Karena itu, tindakan yang diambil bersifat pencegahan dan tidak dipicu oleh temuan kasus di dalam negeri.

Aturan tambahan mengenai karantina akan berlaku mulai 30 Mei hingga 29 Agustus 2026. Kebijakan ini juga dikaitkan dengan persiapan menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026, ketika arus pelancong diperkirakan meningkat dan pengawasan kesehatan publik perlu diperketat sejak awal.

Source: www.medcom.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru