Pergerakan kurs dolar AS di empat bank besar hari ini masih menunjukkan rentang yang cukup lebar, sejalan dengan rupiah yang kembali tertekan di pasar. Bagi nasabah, selisih harga beli dan jual di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI menjadi hal yang perlu dicermati sebelum melakukan transaksi valas.
Di pasar, rupiah tercatat melemah 0,53% ke level Rp17.879 pada penutupan perdagangan pekan lalu berdasarkan data tradingview pada Jumat (29/5/2026). Pelemahan itu ikut mengikuti mayoritas mata uang Asia yang juga turun terhadap dolar AS, meski yuan China, dolar Taiwan, dan rupee India justru bergerak menguat.
Kurs di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI
PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA mencatat e-rate dolar AS dengan harga beli Rp17.800 dan harga jual Rp17.900 pada pukul 10.28 WIB. Untuk TT counter, BCA memasang harga beli Rp17.690 dan harga jual Rp17.940, sementara bank notes berada di level yang sama.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. atau BRI menetapkan kurs e-rate dolar AS dengan harga beli Rp17.788 dan harga jual Rp17.990 sejak 29 Mei 2026. Pada TT counter, BRI menampilkan harga beli Rp17.740 dan harga jual Rp18.040.
PT Bank Mandiri Tbk. menunjukkan special rate dolar AS dengan harga beli Rp17.795 dan harga jual Rp17.835 sejak 29 Mei 2026. Di layanan TT counter, Mandiri menetapkan harga beli Rp17.625 dan harga jual Rp17.925, dan angka yang sama juga berlaku untuk bank notes.
PT Bank Negara Indonesia Tbk. atau BNI mencatat special rates dolar AS pada pukul 10.20 WIB dengan harga beli Rp17.795 dan harga jual Rp17.895. Pada TT counter, BNI memasang harga beli Rp17.625 dan harga jual Rp17.925, sedangkan bank notes mencantumkan nominal yang sama.
Perbedaan kanal transaksi perlu diperhatikan
Susunan harga di masing-masing bank menunjukkan bahwa tiap kanal transaksi memiliki acuan yang berbeda. Karena itu, nasabah yang hendak menukar dolar AS perlu memastikan dulu jenis kurs yang digunakan agar tidak salah membaca harga.
Di BCA, misalnya, e-rate, TT counter, dan bank notes tidak selalu berada di level yang sama meski sama-sama merujuk pada dolar AS. Pola serupa juga terlihat di BRI, Mandiri, dan BNI, terutama pada layanan TT counter yang umumnya memiliki rentang harga lebih lebar dibanding kurs e-rate atau special rate.
Gambaran singkat perbankan hari ini
BCA menampilkan e-rate Rp17.800/Rp17.900, TT counter Rp17.690/Rp17.940, dan bank notes Rp17.690/Rp17.940. BRI mencatat e-rate Rp17.788/Rp17.990 dan TT counter Rp17.740/Rp18.040.
Mandiri memasang special rate Rp17.795/Rp17.835, TT counter Rp17.625/Rp17.925, dan bank notes Rp17.625/Rp17.925. BNI menampilkan special rate Rp17.795/Rp17.895, TT counter Rp17.625/Rp17.925, dan bank notes Rp17.625/Rp17.925.
Dengan rupiah yang masih berada di bawah tekanan, pembaruan kurs dolar AS di empat bank besar ini menjadi acuan penting bagi nasabah yang ingin memantau waktu transaksi. Perubahan harga di pasar dan perbedaan antarjenis layanan membuat pengecekan kurs tetap relevan sebelum menukar valas.
Source: finansial.bisnis.com