Layanan Spesialis Dibawa Ke Desa, Mohammad Saleh Dorong Speling Menjangkau Wilayah Terpencil

Author: Redaksi Android62

Program Dokter Spesialis Keliling atau Speling di Jawa Tengah semakin menunjukkan perannya sebagai layanan yang benar-benar mendekatkan dokter spesialis ke warga. Bagi masyarakat desa yang jauh dari rumah sakit, model jemput bola ini dinilai lebih cepat, lebih praktis, dan tidak membebani biaya perjalanan.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong agar layanan tersebut diperluas hingga desa-desa terpencil. Ia menilai pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya menunggu warga datang ke fasilitas besar, karena banyak masyarakat pedesaan dan warga kurang mampu masih terkendala jarak.

Layanan spesialis dibawa langsung ke desa

Saleh melihat kehadiran dokter spesialis di desa membantu warga memperoleh pemeriksaan lebih awal. Dengan begitu, deteksi penyakit bisa berlangsung lebih cepat dan kualitas kesehatan masyarakat ikut terdorong naik.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu menegaskan bahwa layanan berbasis jemput bola bukan lagi pelengkap. Menurut dia, skema ini sudah menjadi kebutuhan agar warga desa tidak tertinggal dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Program Speling sendiri merupakan inovasi layanan kesehatan yang digagas Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Melalui program ini, dokter spesialis hadir langsung di desa dan kelurahan untuk melayani warga setempat.

Capaian layanan terus meluas

Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat program Speling telah digelar 1.143 kali sejak 2025 hingga 16 Mei 2026. Layanan itu sudah menjangkau 1.089 desa dan kelurahan yang tersebar di 446 kecamatan.

Jumlah warga yang telah menerima layanan melalui program tersebut mencapai sekitar 102.291 jiwa. Capaian itu, menurut Saleh, menunjukkan bahwa program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat di lapangan.

Speling juga terhubung dengan Cek Kesehatan Gratis atau CKG dari pemerintah pusat. Hingga 17 Mei 2026, capaian CKG di Jawa Tengah telah menjangkau sekitar 8.810.798 orang atau 22,91 persen dari total penduduk provinsi tersebut.

Dorongan agar menjangkau wilayah terpencil

Saleh meminta pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa memperkuat kerja sama agar layanan jemput bola berjalan lebih optimal. Ia menilai keberlanjutan program akan sangat bergantung pada sinergi di semua level pemerintahan.

Ia juga mendorong pemerintah daerah memperkuat fasilitas pendukung dan memastikan dokter spesialis bisa menjangkau wilayah terpencil secara merata. Menurut dia, pemerataan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Saleh menegaskan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama. Ia berharap warga di desa-desa bisa memperoleh akses layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas tanpa terkendala jarak maupun biaya.

Source: jatengtoday.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru