Huawei WATCH FIT 5 Pro langsung mencuri perhatian lewat layar LTPO AMOLED 1,92 inci yang mampu mencapai kecerahan puncak 3000 nits. Angka ini membuat jam pintar tersebut lebih mudah dibaca saat dipakai di luar ruangan, terutama ketika pengguna sedang berolahraga atau sekadar mengecek notifikasi di bawah sinar matahari.
Selain layar yang sangat terang, daya tahan baterai juga menjadi daya tarik utama. Huawei mengklaim WATCH FIT 5 Pro dapat bertahan hingga 7 hari dalam penggunaan reguler, dan bisa mencapai sekitar 10 hari jika dipakai lebih ringan.
Fokus pada penggunaan harian dan aktivitas luar ruangan
Huawei menempatkan WATCH FIT 5 series sebagai perangkat yang menggabungkan desain ringan, fitur kebugaran, dan efisiensi pemakaian. Pendekatan ini terlihat jelas pada model Pro yang diposisikan sebagai varian paling lengkap, sementara model standar hadir sebagai opsi yang lebih sederhana dan lebih ringan untuk pengguna umum.
Pada WATCH FIT 5 Pro, Huawei memberi bezel tipis 1,8 mm dan lapisan kaca 2.5D agar tampilannya terlihat lebih modern dan rapi. Kombinasi tersebut membuat layar 480 x 408 piksel terasa lebih bersih saat digunakan untuk membaca informasi dengan cepat.
Material premium dengan bobot tetap ringan
Salah satu hal yang tetap dipertahankan Huawei adalah bingkai titanium alloy pada WATCH FIT 5 Pro. Material ini dipadukan dengan strap anyaman agar jam tetap nyaman dipakai dalam durasi panjang tanpa terasa berat di pergelangan.
Bobot WATCH FIT 5 Pro tercatat 30,4 gram tanpa strap, sehingga masih masuk kategori ringan untuk smartwatch dengan fitur yang cukup lengkap. Pilihan warnanya tersedia dalam White, Orange, dan Black, memberi ruang bagi pengguna untuk memilih tampilan yang sesuai dengan selera masing-masing.
Perbedaan model Pro dan standar cukup tegas
Jika dibandingkan, model standar WATCH FIT 5 membawa layar AMOLED 1,82 inci dengan resolusi yang sama, yaitu 480 x 408 piksel. Namun tingkat kecerahannya berada di angka 2500 nits dan bobotnya 27 gram, sehingga tampil sebagai opsi yang lebih simpel untuk pemakaian harian.
Perbedaan ini membuat model standar lebih cocok bagi pengguna yang lebih memprioritaskan kenyamanan dasar dan ukuran yang lebih ringkas. Sementara itu, model Pro terasa lebih diarahkan untuk mereka yang membutuhkan layar lebih terang dan kelengkapan fitur yang lebih luas.
Fitur kesehatan dan olahraga lebih lengkap di varian Pro
Huawei juga menonjolkan sisi kebugaran sebagai salah satu kekuatan seri ini. Pada WATCH FIT 5 Pro, tersedia cycling assistant dan golf mode, dua fitur yang memperluas penggunaan smartwatch untuk aktivitas olahraga yang lebih spesifik.
Di sisi pemantauan kesehatan, WATCH FIT 5 Pro turut mendukung ECG. Huawei juga menyebut adanya riset terkait pemantauan gula darah, meski rincian penggunaan fitur tersebut belum dijelaskan lebih jauh dalam peluncuran yang dirujuk.
Sensor menjadi pembeda utama di dua model
Kelengkapan sensor ikut memperjelas posisi masing-masing model dalam seri ini. WATCH FIT 5 Pro membawa accelerometer, gyroscope sensor, geomagnetic sensor, ambient light sensor, optical heart rate sensor, barometric pressure sensor, temperature sensor, ECG sensor, dan depth sensor.
Model standar masih membawa sebagian besar sensor yang sama, tetapi tidak memiliki ECG dan depth sensor. Selisih ini menunjukkan bahwa Huawei memang memposisikan Pro sebagai pilihan yang lebih serius untuk pemantauan kesehatan dan aktivitas.
Harga dan ketersediaan
Huawei WATCH FIT 5 dibuka dengan harga mulai 1099 yuan, sedangkan WATCH FIT 5 Pro dibanderol mulai 2099 yuan. Untuk jadwal penjualan, model standar mulai dibuka untuk pemesanan pada April 20 dan dijual pada April 29, sementara versi Pro mulai pemesanan pada April 29 dan tersedia pada May 15.
Dengan layar 3000 nits, baterai yang dapat bertahan hingga 10 hari, serta sensor kesehatan yang lebih lengkap, WATCH FIT 5 Pro tampil sebagai pilihan premium dalam seri ini. Perangkat tersebut diarahkan bagi pengguna yang menginginkan smartwatch ringan, nyaman dipakai, dan tetap andal untuk mendukung aktivitas harian.
Source: www.gizmochina.com