Harga menjadi alasan paling sulit untuk membela Kindle Scribe Colorsoft. Perangkat ini memang membawa layar warna, kemampuan menulis, dan bodi yang terasa lebih modern, tetapi banderolnya langsung menempatkannya di wilayah yang sangat dekat dengan tablet biasa.
Di Inggris, Kindle Scribe Colorsoft dijual seharga £569. Di Amerika Serikat harganya $629.99, sementara di Australia mencapai A$999 untuk varian 32GB, dengan model 64GB yang dibanderol lebih mahal lagi.
Selisihnya dengan Kindle Scribe standar terasa besar. Amazon masih menjual Scribe baru, dengan atau tanpa backlight, mulai dari £389.99, sehingga tambahan biaya untuk Colorsoft tampak sangat tinggi hanya demi layar warna.
Desainnya lebih rapi, tetapi tetap sangat khusus
Secara fisik, Amazon memberi sentuhan yang cukup berbeda pada model ini. Bezel yang sebelumnya lebih tebal di satu sisi kini diganti menjadi bezel seragam di semua sisi, dan hasilnya membuat tampilan perangkat terlihat lebih modern.
Amazon juga menawarkan dua pilihan warna baru, yaitu Fig yang berwarna plum gelap dan Graphite yang abu-abu kehijauan. Dengan ketebalan 5,4 mm, perangkat ini terasa sangat tipis untuk kelasnya.
Di bagian belakang terdapat empat kaki karet kecil, sementara sisi bodi memuat tombol daya, port USB-C, dan area magnet untuk stylus. Pena bawaannya sederhana, dengan tombol fungsi di dekat ujung atas serta penghapus berbahan karet di ujung lain.
Magnet pada bodi terasa kuat, sehingga stylus bisa menempel rapat saat tidak dipakai. Detail kecil seperti ini ikut memperkuat kesan bahwa Amazon memang merancang perangkat ini sebagai Scribe paling mewah sejauh ini.
Layar warna jadi nilai jual utama
Bagian yang paling membedakan tentu layar 11 inci dengan dukungan warna. Kindle Scribe Colorsoft menawarkan resolusi 300ppi untuk konten hitam-putih dan 150ppi saat warna diaktifkan.
Kompromi itu juga muncul pada model Kindle Colorsoft lain, karena ketajaman memang turun ketika mode warna digunakan. Meski begitu, untuk komik, buku perjalanan, atau materi lain yang memang butuh warna, layar ini tetap punya manfaat nyata.
Warna juga bisa dipakai saat membuat catatan dan sketsa. Namun, palet yang tampil cenderung pastel karena cara panel ini merender gambar, sehingga hasilnya belum terasa hidup seperti di tablet biasa.
Keterbatasan itu tetap mudah terlihat setelah dipakai beberapa waktu. Untuk pengguna yang berharap warna cerah dan kontras tinggi, pengalaman visualnya belum bisa menandingi perangkat layar datar konvensional.
Menulis justru terasa lebih kuat daripada sekadar menatap layar
Sebagai e-reader, perangkat ini bekerja baik selama pengguna menerima bahwa ukurannya besar. Untuk bacaan harian di tempat tidur, dimensinya bukan yang paling nyaman, tetapi layar tetap tajam dan perpindahan halaman terasa cepat.
Kinerja keseluruhan juga mulus, dan Kindle Store memudahkan proses mengunduh bacaan baru hanya dalam hitungan saat. Untuk komik atau format besar lainnya, ukuran layar justru terasa cocok.
Bagian menulis memberi kesan yang lebih menarik. Permukaan layar terasa bertekstur, tetapi jauh lebih halus dan tidak sefriksi ReMarkable, sehingga sensasi menulisnya tidak sekuat perangkat pesaing itu.
Meski begitu, antarmuka Amazon untuk catatan dan sketsa tetap sederhana dan mudah dipakai. Fitur pencarian, pengindeksan, dan sinkronisasi cloud juga membantu ketika catatan ingin dibuka kembali dari perangkat lain.
Daya tahan cukup panjang, tetapi nilainya tetap dipertanyakan
Amazon mengklaim baterainya dapat bertahan sekitar delapan minggu untuk membaca atau sekitar dua minggu untuk menulis. Dalam penggunaan campuran, daya tahannya memang cukup panjang, dan pengisian penuh memakan waktu sekitar dua setengah jam.
Di atas kertas, kombinasi layar besar, dukungan warna, dan kemampuan menulis membuat perangkat ini menarik untuk pembaca komik sekaligus pengguna yang rutin mencatat. Namun, lonjakan harga dibandingkan model Scribe standar terlalu besar untuk diabaikan.
Itulah sebabnya Kindle Scribe Colorsoft terasa paling masuk akal untuk pengguna dengan koleksi komik besar dan kebiasaan menulis di e-paper. Untuk kebanyakan orang, Kindle Scribe biasa atau bahkan Paperwhite terbaru masih tampak lebih logis jika tujuan utamanya hanya membaca dengan nyaman.
