Pecahan Meteorit yang Tembus Kamar di New Jersey Simpan Jejak Kimia Kehidupan

Sebuah pecahan meteorit yang menembus atap rumah di Hillsborough, New Jersey, membawa materi organik dan senyawa prebiotik. Sampel seberat sekitar 1,35 kilogram itu dinilai sangat murni karena segera dikumpulkan setelah jatuh di sebuah kamar tidur.

Penelitian menunjukkan benda tersebut adalah kondrit karbonan tipe CM, kelompok meteorit kaya air yang penting untuk memahami masa awal tata surya. Di dalamnya, peneliti menemukan rekaman proses cairan asin pekat yang diduga berperan dalam pembentukan molekul terkait asal-usul kehidupan.

Sampel Langka dari Asteroid Primitif

Meteorit itu dikenal sebagai Meteorit Hillsborough dan termasuk tipe campuran CM1/2. Menurut laporan Kompas.com, benda ini menjadi meteorit tipe CM ke-22 yang pernah diamati saat jatuh ke Bumi.

Hillsborough juga disebut sebagai meteorit kedua yang disaksikan langsung dengan klasifikasi campuran CM1/2. Catatan sebelumnya adalah meteorit Kolang yang jatuh di Sumatera Utara pada 2020.

Kelompok kondrit karbonan CM dipandang bernilai penting karena menyimpan jejak kondisi planetesimal pada fase awal pembentukan tata surya. Materialnya kaya air serta dapat mempertahankan senyawa organik dari lingkungan asteroid purba.

Peter Jenniskens, astronom meteor dari SETI Institute dan Pusat Riset Ames NASA, menyebut analisis ini sebagai studi forensik terhadap pecahan meteorit. “Studi forensik terhadap pecahan ini mengungkap bahwa mereka menyimpan bagian yang terawetkan dari dekat permukaan asteroid primitif, tempat terjadinya cairan asin pekat, sebuah proses yang belum pernah diketahui sebelumnya dari jenis dunia protoplanet ini,” katanya.

RincianData
Waktu pengamatan16 Juli 2024, pukul 15.17.27 UTC
LintasanDari timur ke barat, melintasi Staten Island menuju New Jersey
Ketinggian di atmosferSekitar 44,4 hingga 34,9 kilometer
Pecahan yang ditemukanSekitar 1,35 kilogram

Jejak Cairan Asin dan Molekul Organik

Bagian meteorit yang terawetkan diduga berasal dari dekat permukaan asteroid primitif. Area tersebut pernah mengalami keberadaan cairan asin dengan konsentrasi tinggi, proses yang sebelumnya belum diketahui pada dunia protoplanet sejenis.

Tim peneliti menemukan materi organik dan senyawa prebiotik pada sampel tersebut. Cairan asin diyakini dapat membantu pembentukan molekul penting bagi asal-usul kehidupan.

Benda-benda tipe CM berpotensi mengirim asam amino, asam karboksilat, dan molekul organik larut ke Bumi. Peneliti menilai pengiriman material itu dapat menjadi bagian penting dari inventaris organik prebiotik di planet ini.

Asteroid asal Meteorit Hillsborough belum dapat dipastikan. Namun, tim mengidentifikasi 27 asteroid dekat Bumi yang berpotensi menjadi sumbernya.

Berawal dari Bola Api Siang Hari

Peristiwa jatuhnya meteorit bermula ketika bola api terlihat melintas di langit New York pada 16 Juli 2024. Warga melihat objek itu melewati kawasan kota hingga area Patung Liberty, sementara sejumlah saksi melaporkan suara ledakan kepada American Meteor Society.

Salah seorang saksi melihat gumpalan cahaya putih terang dengan satu ujung tampak seperti terbakar saat objek melaju di Rute 100. Benda itu terlihat bergerak dari kiri ke kanan sambil turun sangat cepat.

NASA awalnya menyusun perkiraan lintasan berdasarkan laporan saksi. Rekaman tambahan, termasuk kamera bel pintu warga New Jersey, kemudian membantu peneliti memperbaiki perhitungan jalurnya.

Perhitungan itu menunjukkan meteor bergerak dari timur ke barat melintasi Staten Island sebelum menuju New Jersey. Sebagian besar fragmen kecil tidak ditemukan, tetapi satu pecahan besar justru melubangi atap dan langit-langit kamar tidur.

Debu gelap berbau belerang menutupi tempat tidur dan karpet setelah dentuman keras terdengar di rumah tersebut. Tindakan cepat pemilik rumah dalam mengumpulkan pecahan membuat sampel ini disebut sebagai meteorit CM1/2 paling murni yang pernah ditemukan.

Studi mengenai Meteorit Hillsborough telah dipublikasikan dalam jurnal Science Advances. Temuan ini memberi bahan baru untuk menelusuri proses kimia pada asteroid purba dan kemungkinan pasokan molekul organik ke Bumi.

Berita Terkait