Mobil Listrik Ternyata Punya Pengaman Berlapis, Baterai Bukan Satu-Satunya Penentu Aman

Author: Redaksi Android62

Di balik kekhawatiran soal baterai bertegangan tinggi, mobil listrik sebenarnya dibekali lapisan pengaman yang dirancang bekerja dalam banyak kondisi darurat. Perlindungan itu tidak hanya bergantung pada baterai, tetapi juga menyentuh sistem kelistrikan, pengereman, dan kemudi.

Pakar otomotif sekaligus akademisi ITB, Yannes Pasaribu, menegaskan bahwa kombinasi sistem tersebut membuat mobil listrik aman digunakan di jalan raya. Menurut dia, kendaraan ini bahkan telah dirancang agar tetap terkendali saat terjadi anomali pada sistem utama.

BMS memantau baterai secara real-time

Salah satu kunci keamanan mobil listrik ada pada Battery Management System atau BMS. Sistem ini memantau setiap sel baterai secara real-time untuk mengawasi kinerja dan suhu agar potensi panas berlebih bisa terdeteksi lebih awal.

BMS yang sesuai ISO 6469-1 juga berkaitan dengan keselamatan kelistrikan. Saat muncul anomali, kontaktor tegangan tinggi disiapkan untuk memutus sirkuit dan menekan risiko yang lebih besar.

Proteksi tetap aktif saat kecelakaan

Perlindungan itu dirancang tetap bekerja ketika tabrakan terjadi. Yannes menjelaskan, kontaktor tegangan tinggi dapat memutus sirkuit saat kecelakaan sesuai ISO 6469-3 yang berfokus pada proteksi penumpang.

Pendekatan ini membuat mobil listrik tidak bertumpu pada satu titik pengaman saja. Produsen menempatkan proteksi berlapis agar risiko dari baterai dan kelistrikan bisa ditekan sejak dini.

Rem dan kemudi tetap mendapat cadangan

Kekhawatiran lain biasanya muncul jika powertrain berhenti bekerja. Pada mobil listrik, sistem pengereman disebut tetap dapat berfungsi karena memiliki redundansi hidrolik sesuai UN R13-H.

Perangkat kemudi juga tidak dibiarkan tanpa cadangan. Electric Power Steering pada mobil listrik sudah dilengkapi dual-circuit backup yang mengacu pada ISO 26262 untuk aspek functional safety ASIL-D.

Dengan pengaturan seperti itu, fungsi dasar kendaraan tetap dipertahankan meski terjadi gangguan pada sistem penggerak utama. Hal ini menjadi alasan mobil listrik dinilai memiliki pendekatan keamanan yang tidak kalah ketat dibanding mobil bermesin konvensional.

Baterai melewati pengujian ketat sebelum dipasarkan

Yannes menyebut ketahanan baterai telah diuji bahkan dalam situasi buruk dan tetap dinyatakan aman. Selain itu, kendaraan yang dijual secara legal wajib memenuhi pengujian tertentu sebelum masuk pasar, baik mobil konvensional maupun Battery Electric Vehicle.

Salah satu pengujian yang harus dilalui adalah uji ketahanan elektromagnetik atau EMC. Standar yang dipakai antara lain ISO 11452 dan CISPR 25, dengan simulasi paparan medan elektromagnetik yang jauh lebih kuat daripada kondisi di perlintasan kereta.

Pengujian ini menunjukkan bahwa aspek keselamatan mobil listrik diperiksa dari banyak sisi. Yannes juga menilai masih ada berbagai regulasi internasional lain yang wajib dipenuhi sebelum sebuah mobil listrik dapat dipasarkan ke mancanegara.

Pengemudi tetap perlu memahami karakter mobil listrik

Meski sistem keselamatannya sudah berlapis, faktor pengguna tetap berpengaruh besar. Yannes menegaskan pengemudi perlu beradaptasi sebelum benar-benar terbiasa mengemudikan mobil listrik.

Pemahaman tentang karakter kendaraan, sistem kerja, dan penanganan kondisi darurat menjadi penting. Ia juga menilai idealnya ada pelatihan khusus bagi pengendara, karena mobil listrik bukan sekadar mobil bensin yang diganti baterainya.

Menurut dia, kendaraan ini membawa perubahan fundamental pada cara kerja, perilaku berkendara, dan respons darurat. Karena itu, tingkat aman mobil listrik di jalan raya tidak hanya ditentukan oleh hasil uji tabrak atau kecanggihan baterai, tetapi juga kesiapan pengemudi memahami teknologinya.

Popularitas mobil listrik yang terus naik, termasuk di Indonesia, membuat isu keselamatan semakin relevan. Penjualannya ikut terdorong oleh insentif pemerintah yang dalam dua tahun terakhir membuat harga mobil listrik lebih kompetitif.

Source: oto.detik.com
Berita Terbaru