Motor Lama Disimpan Sembarangan Bisa Bikin Ban, Aki, Dan Tangki Cepat Rusak

Motor yang lama disimpan di rumah tidak otomatis aman hanya karena tidak dipakai. Dalam kondisi diam berbulan-bulan, beberapa bagian justru turun kualitasnya dan masalahnya baru terasa saat motor kembali dihidupkan.

Risikonya tidak berhenti pada satu komponen. Aki, ban, tangki bahan bakar, hingga bagian logam dan sistem kelistrikan sama-sama dapat terdampak jika penyimpanan dilakukan tanpa perawatan dasar.

Aki paling cepat menunjukkan dampak

Salah satu bagian yang paling rentan saat motor lama tidak digunakan adalah aki. Jika dibiarkan berbulan-bulan tanpa perhatian, daya listrik di dalamnya akan terus berkurang perlahan.

Dalam kondisi tertentu, aki bisa rusak permanen dan sulit kembali optimal. Gejalanya sering baru terlihat ketika motor hendak dinyalakan lagi dan mesin terasa susah hidup.

Ban ikut terdampak saat motor terlalu lama diam

Selain aki, ban juga bisa berubah kondisi karena motor terus bertumpu di titik yang sama. Tekanan kendaraan yang tidak berpindah dalam waktu lama dapat membuat bentuk ban berubah perlahan.

Kondisi ini dikenal sebagai flat spot, yaitu permukaan ban tidak lagi rata seperti semula. Saat motor dipakai kembali, ban seperti ini dapat mengurangi kenyamanan, kestabilan, dan memunculkan getaran pada kecepatan tertentu.

Tangki kosong bukan pilihan aman

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah membiarkan tangki bahan bakar kosong terlalu lama. Tangki kosong justru lebih rentan mengalami pengembunan karena perubahan suhu lingkungan.

Kondensasi yang muncul memicu kelembapan di dalam tangki. Jika dibiarkan, kondisi itu dapat menimbulkan korosi dan karat yang kemudian terbawa ke sistem bahan bakar saat motor digunakan lagi.

Lingkungan penyimpanan juga menentukan

Tempat menyimpan motor punya pengaruh besar terhadap kondisi kendaraan selama tidak dipakai. Garasi atau area yang lembap dapat mempercepat korosi pada komponen logam.

Kelembapan berlebih juga dapat memengaruhi kelistrikan dan bagian berbahan karet. Masalah seperti ini sering berkembang perlahan, sehingga pemilik baru menyadarinya setelah beberapa bagian sudah menurun kualitasnya.

Mesin tetap perlu perhatian berkala

Membiarkan motor benar-benar tidak disentuh selama penyimpanan juga bukan langkah yang aman. Oli bisa mengendap terlalu lama dan mengurangi pelumasan optimal pada beberapa komponen mesin.

Sistem bahan bakar dan kelistrikan pun berpotensi ikut turun kondisinya jika tidak pernah diaktifkan. Menyalakan mesin secara berkala membantu menjaga sirkulasi oli dan memudahkan deteksi masalah lebih awal.

Perawatan ringan selama masa simpan membantu motor tetap siap saat kembali digunakan. Menjaga isi tangki, memantau aki, mengurangi beban pada ban, dan memilih tempat yang kering menjadi langkah sederhana untuk mencegah kerusakan yang muncul belakangan.

Source: www.idntimes.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer