Nvidia Siapkan N1X dan N1, Paket Arm Blackwell Yang Bisa Mengguncang Laptop Windows

Author: Redaksi Android62

Keluarga chip Arm Nvidia N1 mulai terlihat sebagai proyek yang jauh lebih serius daripada sekadar tambahan lini prosesor baru. Bocoran dokumen internal menunjukkan bahwa N1X dan N1 disiapkan dengan kombinasi CPU Arm dan grafis Blackwell untuk menyerang pasar laptop Windows on Arm dari sisi performa sekaligus efisiensi.

Di antara keduanya, N1X tampil sebagai varian paling agresif. Model teratasnya dikabarkan membawa 20 core CPU yang tersusun dari 10 inti Cortex-X925 untuk performa dan 10 inti Cortex-A725 untuk efisiensi, lalu dipadukan dengan GPU Blackwell 2.0 berisi 48 Streaming Multiprocessors atau 6.144 CUDA cores.

Ada pula versi N1X yang sedikit lebih rendah dengan 18 core CPU dalam komposisi 9+9 serta GPU 40-SM yang setara 5.120 CUDA cores. Kedua varian itu disebut disiapkan untuk rentang daya 45 W hingga 80 W, sehingga posisinya masuk ke kelas laptop premium yang selama ini identik dengan chip kelas atas.

N1 diarahkan untuk perangkat yang lebih tipis

Berbeda dari N1X, lini N1 biasa tampak lebih fokus pada laptop tipis dan mainstream. Nvidia disebut menyiapkan varian yang lebih menekankan efisiensi daya, bentuk perangkat yang lebih ringan, dan kebutuhan penggunaan harian yang lebih umum.

Varian N1 yang lebih tinggi dilaporkan memakai delapan inti Cortex-X925 dan empat inti Cortex-A725, lalu dipasangkan dengan GPU 20-SM atau 2.560 CUDA cores. Ada juga varian lain dengan 10 core CPU, terdiri dari tujuh inti performa dan tiga inti efisiensi, serta GPU 16-SM yang menyediakan 2.048 CUDA cores.

Rentang daya keluarga N1 juga jauh lebih rendah, yaitu 18 W hingga 45 W. Konfigurasi itu membuat N1 lebih cocok untuk laptop tipis yang tetap membutuhkan keseimbangan antara daya tahan dan performa.

Dukungan memori dan penyimpanan ikut dibedakan

Perbedaan antara N1X dan N1 tidak berhenti di jumlah core atau kelas daya. Dokumen yang bocor juga menunjukkan bahwa N1X mendukung hingga 128 GB LPDDR5X lewat antarmuka 16-channel.

Sementara itu, N1 standar dibatasi sampai 64 GB dengan desain 8-channel. Dari sisi penyimpanan, N1X disebut mendukung hingga tiga SSD M.2, sedangkan N1 hanya sampai dua SSD M.2.

Susunan seperti ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak menyiapkan satu platform seragam untuk semua perangkat. N1X jelas mengarah ke laptop premium atau sistem dengan beban kerja lebih berat, sedangkan N1 dibentuk untuk perangkat yang lebih tipis dan efisien.

Roadmap yang sudah lama berjalan

Bocoran itu juga memberi petunjuk bahwa proyek N1 bukanlah inisiatif yang baru dimulai. Salah satu slide disebut memuat tanggal 2024, yang mengindikasikan pengembangannya kemungkinan sudah berjalan setidaknya dua tahun.

VideoCardz, mengutip dokumen internal Nvidia, juga menyebut ada setidaknya empat anggota keluarga N1 yang disiapkan untuk PC dan laptop. Tidak semua model dalam dokumen itu otomatis akan hadir di produk final, tetapi keberadaannya menunjukkan bahwa rancangan tersebut memang pernah masuk ke roadmap Nvidia.

Pada saat yang sama, embargo untuk platform PC Arm baru Nvidia disebut akan segera dicabut dalam hitungan hari. Jika rincian yang bocor ini tepat, kombinasi CPU Arm dan grafis Blackwell di keluarga N1 akan menjadi langkah penting Nvidia untuk memperkuat posisinya di pasar laptop Windows on Arm.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru