Pengguna Galaxy yang sudah mencicipi One UI 8.5 stabil kini menemukan satu perubahan yang terasa sepele di tampilan, tetapi cukup mengganggu saat dipakai harian. Menu Device Care tidak lagi menampilkan sisa penyimpanan atau status “available” secara langsung, sehingga pengecekan ruang kosong jadi tidak sepraktis sebelumnya.
Yang membuat perubahan ini cepat disorot adalah karena Device Care selama ini menjadi pusat pantauan penting di ponsel Galaxy. Dari satu layar, pengguna biasa melihat baterai, penyimpanan, memori, dan optimasi sistem, jadi hilangnya satu angka yang paling sering dicari langsung terasa saat kapasitas mulai menipis.
Pada versi sebelumnya, halaman yang sama menampilkan tiga informasi sekaligus: total storage, storage yang sudah terpakai, dan storage yang masih tersedia. Di One UI 8.5, tampilan yang muncul hanya total kapasitas dan jumlah yang dipakai, sehingga angka sisa ruang tidak lagi hadir sebagai data terpisah di layar utama.
Akibatnya, pengguna yang ingin tahu kapasitas kosong harus menghitung sendiri selisih antara total dan yang terpakai. Cara ini mungkin terdengar sederhana, tetapi dalam praktiknya justru membuat proses cek storage menjadi lebih ribet, terutama ketika pengguna sedang butuh jawaban cepat sebelum mengunduh aplikasi, merekam video, atau memindahkan dokumen.
Keluhan tersebut juga terasa lebih berat bagi pemilik perangkat dengan kapasitas besar seperti 512GB atau 1TB. Semakin besar angka penyimpanannya, semakin tidak nyaman bila informasi sisa ruang harus dicari lewat perhitungan manual hanya untuk memastikan apakah storage masih cukup.
PiunikaWeb menyorot laporan pengguna yang sudah menerima pembaruan ini, dan perbedaan tampilannya terlihat jelas. Jika pada versi lama ruang tersedia ditunjukkan secara eksplisit, maka pada versi baru fokus antarmuka bergeser ke total kapasitas dan pemakaian, bukan lagi sisa ruang yang langsung bisa dibaca.
Secara teknis, tidak ada tanda bahwa media penyimpanan perangkat berubah atau mengalami masalah baru. Yang berubah adalah cara One UI 8.5 menyajikan informasi tersebut, sehingga keluhan yang muncul lebih berkaitan dengan kenyamanan penggunaan dan kejelasan tampilan.
Sebagian pengguna mencoba mengandalkan widget penyimpanan di layar utama sebagai jalan pintas. Widget itu memang bisa memberi gambaran kapasitas yang tersisa tanpa harus membuka Device Care, tetapi opsi ini belum sepenuhnya ideal.
Masalahnya, ada laporan bahwa data pada widget mengabaikan partisi sistem, sehingga angka yang tampil bisa berbeda dari yang ada di Device Care. Selisih kecil seperti ini bisa membingungkan pengguna yang ingin membaca kondisi storage secara presisi sebelum melakukan aktivitas yang memakan banyak ruang.
Hingga saat ini, belum terlihat tanda bahwa Samsung mengembalikan indikator tersebut lewat perubahan terpisah di One UI 8.5. Bagi pengguna yang sangat bergantung pada informasi penyimpanan real-time, perhitungan manual masih menjadi cara paling langsung untuk mengetahui ruang kosong yang sebenarnya.
One UI 8.5 sendiri mulai hadir setelah melewati fase beta selama beberapa bulan, dan pembaruan stabilnya juga sudah tersedia di lini Galaxy S25 di AS. Namun, perubahan pada Device Care menunjukkan bahwa versi baru tidak selalu terasa lebih praktis, terutama bagi mereka yang terbiasa memantau storage dari satu angka yang jelas.
Source: www.androidpolice.com