Pekarangan Rumah Didorong Jadi Lumbung Pangan Keluarga, Polres Blitar Turun Mendampingi Warga

Author: Redaksi Android62

Polres Blitar mendorong warga melihat pekarangan rumah dan lahan sekitar sebagai sumber pangan yang bisa dioptimalkan. Fokusnya bukan hanya pada lahan pertanian yang sudah produktif, tetapi juga pada area yang selama ini belum tergarap maksimal.

Langkah ini diarahkan untuk memperkuat swasembada pangan keluarga sekaligus membantu ketahanan pangan di Kabupaten Blitar. Di tengah kebutuhan pangan rumah tangga yang terus berjalan setiap hari, pemanfaatan lahan dinilai menjadi cara sederhana yang dampaknya langsung terasa.

Pendampingan sampai ke lahan warga

Polres Blitar terlibat langsung dalam pendampingan petani agar lahan yang tersedia bisa menghasilkan lebih baik. Upaya ini dilakukan dengan menyasar pemanfaatan lahan produktif maupun lahan yang masih punya potensi untuk dikembangkan.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas pertanian dan kelompok tani. Menurut dia, kerja bersama seperti ini dibutuhkan agar tanaman sayur untuk kebutuhan harian dapat dipanen lebih maksimal.

Bagi Polres Blitar, urusan pangan tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Karena itu, dukungan aparat, pemerintah daerah, dan petani diharapkan membuat pengelolaan lahan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Pekarangan rumah ikut didorong jadi sumber pangan

Selain mendampingi petani, jajaran Polres Blitar juga aktif melakukan sambang dan sosialisasi program pemerintah. Kegiatan itu diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dengan cara yang dekat dengan kebutuhan warga.

Dalam sambang tersebut, aparat mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan bergizi. Cara ini dinilai bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Kasat Binmas Polres Blitar AKP Indrayana menyebut patroli sambang dan sosialisasi terus dilakukan oleh jajarannya. Melalui kegiatan itu, polisi memberi edukasi agar warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan maupun melakukan budi daya lain yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.

Menghadapi tantangan pertanian

Program pemanfaatan lahan ini juga dipandang sebagai langkah strategis menghadapi tantangan sektor pertanian. Polres Blitar menyoroti bahwa cuaca dan fluktuasi harga hasil panen dapat memengaruhi ketahanan pangan daerah.

Dalam kondisi seperti itu, lahan yang ada dianggap bisa membantu warga menjaga pasokan pangan dari level paling dekat, yaitu rumah tangga. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar ketika sektor pertanian menghadapi tekanan.

Rivanda juga menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah aktivitas warga bukan sekadar simbol pengawasan. Kehadiran itu, menurut dia, merupakan bentuk dukungan agar masyarakat lebih bersemangat mengelola lahan yang mereka miliki.

Dari lahan produktif hingga pekarangan rumah, Polres Blitar terus mendorong masyarakat memandang tanah yang tersedia sebagai sumber penguatan pangan keluarga. Upaya itu diharapkan membuat pemanfaatan lahan berjalan lebih maksimal dan memberi manfaat langsung bagi kebutuhan harian warga.

Source: jatim.antaranews.com
Berita Terbaru