Pembelian Internal Topang Cybertruck, Registrasi Q4 Tetap Turun 51 Persen

Author: Redaksi Android62

Data registrasi membuat posisi Cybertruck terlihat jauh lebih rapuh dari yang selama ini diperkirakan. Pada kuartal keempat, penjualannya disebut turun 51 persen jika pembelian dari perusahaan milik Elon Musk tidak ikut dihitung, sehingga gambaran permintaan pelanggan umum menjadi lebih lemah.

Angka yang sempat menahan penurunan itu justru datang dari internal ekosistem Musk sendiri. S&P Global Mobility mencatat SpaceX membeli 1.279 unit Cybertruck pada periode tersebut, jumlah yang setara dengan sedikit di atas 18 persen dari total 7.071 unit yang terdaftar di Amerika Serikat.

Dukungan dari perusahaan Musk ikut mengangkat angka

Jika pembelian SpaceX digabung dengan 60 unit lain yang dibeli oleh xAI, The Boring Company, dan Neuralink, maka hampir satu dari lima Cybertruck pada kuartal itu berasal dari perusahaan yang masih terhubung dengan Musk. Bloomberg menilai kondisi ini membuat performa penjualan tampak lebih baik dibandingkan minat pasar yang sebenarnya.

Dengan kata lain, registrasi Cybertruck berpotensi terlihat jauh lebih lemah bila transaksi antarbisnis Musk dipisahkan dari perhitungan. Dalam analisis tersebut, penurunan bahkan disebut bisa mendekati 40 persen secara tahunan pada kuartal keempat.

Pelemahan berlanjut setelah kalender berganti

Tren serupa tidak berhenti ketika memasuki 2026. Menurut S&P Global Mobility, perusahaan-perusahaan Musk masih membeli 158 Cybertruck pada Januari dan 67 unit lagi pada Februari.

Pembelian itu tetap memberi pemasukan yang tidak kecil bagi Tesla. Dengan harga awal sekitar $70.000 per unit, transaksi dari entitas yang terafiliasi dengan Musk bisa menghasilkan lebih dari $100 juta untuk Tesla.

Namun, dorongan tersebut belum mampu membalikkan arah pasar. Penjualan Cybertruck pada kuartal pertama tetap turun 45 persen secara tahunan, sehingga tanda-tanda pelemahan masih terlihat jelas meski ada pembelian internal.

Target besar Tesla berhadapan dengan pasar yang lebih keras

Cybertruck sejak awal diposisikan sebagai proyek penting Tesla. Elon Musk pernah menyebut target produksi tahunannya mencapai 250.000 unit pada 2025 dan bahkan menggambarkannya sebagai produk terbaik yang pernah dibuat perusahaan.

Realitas di lapangan ternyata tidak semudah target tersebut. Permintaan truk listrik secara umum melambat, sementara desain Cybertruck yang tidak biasa ikut memengaruhi respons pasar.

Sejumlah pembeli juga disebut dipengaruhi pandangan mereka terhadap Musk maupun Tesla. Faktor reputasi ini membuat perjalanan Cybertruck tidak hanya bergantung pada spesifikasi produk, tetapi juga pada persepsi yang berkembang di publik.

Kebutuhan internal belum cukup kuat menopang performa

Foto-foto dari beberapa lokasi, termasuk fasilitas SpaceX, memperlihatkan deretan Cybertruck yang diparkir dalam jumlah besar. Kepala insinyur Cybertruck Tesla juga mengatakan tahun lalu bahwa SpaceX menggantikan kendaraan bensin untuk kebutuhan pendukung dengan pickup listrik itu, sementara beberapa unit dipakai sebagai kendaraan keamanan.

Meski begitu, kebutuhan seperti itu belum cukup untuk menjaga penjualan dalam jangka panjang. Tesla tetap membutuhkan minat yang kuat dari pembeli umum agar kapasitas produksi Cybertruck tetap terjaga sesuai harapan.

Situasi ini membuat Cybertruck berada dalam posisi yang unik sekaligus sulit. Sebagian registrasinya masih ditopang oleh bisnis yang berada di lingkaran Musk, tetapi pelemahan pasar menunjukkan bahwa dukungan itu belum bisa menggantikan permintaan konsumen yang lebih luas.

Source: www.carscoops.com
Berita Terbaru