Penolakan Delegasi Iran Menjelang Kongres FIFA Di Vancouver, Kanada Hadapi Sorotan Imigrasi

Author: Redaksi Android62

Penolakan masuk terhadap sejumlah pejabat sepak bola Iran kini menjadi sorotan menjelang Kongres FIFA di Vancouver. Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand membenarkan bahwa ada pencabutan izin masuk, meski ia menegaskan keputusan itu tidak disengaja dan tidak menjelaskan rincian teknisnya.

Pernyataan Anand menambah perhatian terhadap cara Kanada menerapkan aturan imigrasi saat agenda sepak bola internasional tengah berlangsung. Kongres FIFA dijadwalkan dimulai pada Kamis dan akan dihadiri perwakilan dari 211 federasi anggota badan sepak bola dunia.

Sikap pemerintah Kanada

Saat diminta menanggapi laporan tersebut pada Rabu, Anand mengatakan bahwa ia memahami adanya kabar penolakan itu. Namun, ia memilih tidak merinci lebih jauh proses yang menyebabkan pejabat Iran tidak dapat masuk ke Kanada.

Untuk penjelasan lanjutan, Anand mengarahkan pertanyaan kepada Menteri Imigrasi Lena Diab. Dari sisi kementerian imigrasi, setiap permohonan visa disebut tetap diperiksa satu per satu oleh petugas terlatih.

Juru bicara Diab, Taous Ait, juga menegaskan bahwa pemerintah Kanada konsisten menolak kehadiran pejabat IRGC di negara itu. Sikap ini memperlihatkan bahwa keputusan imigrasi Kanada tidak dilepaskan dari kebijakan keamanan yang berlaku.

Laporan media Iran memicu perhatian

Sorotan atas kasus ini menguat setelah media Iran Tasnim melaporkan bahwa Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj dan dua pejabat lain tidak diizinkan masuk ke Kanada. Laporan yang sama menyebut adanya “perilaku tidak pantas” dari petugas imigrasi di Bandara Pearson, Toronto.

Sebelumnya, Iran International juga melaporkan bahwa Taj sempat memperoleh visa pada Senin, lalu dikeluarkan dari Kanada pada Selasa malam. Dalam laporan itu, status Taj dikaitkan dengan hubungannya terhadap IRGC, yang di Kanada telah dimasukkan ke daftar entitas teroris.

Dampak bagi Kongres FIFA

Kongres FIFA memiliki arti penting karena menjadi salah satu agenda utama sebelum turnamen besar yang akan digelar bersama oleh Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Forum ini biasanya menjadi ruang pertemuan strategis bagi delegasi dari seluruh federasi anggota.

Hingga kini belum ada tanggapan langsung dari FIFA atas permintaan komentar terkait status Iran dalam acara itu. Kondisi tersebut membuat perhatian tertuju pada bagaimana Kanada menjalankan aturan imigrasi ketika acara olahraga global bersinggungan dengan isu politik yang sensitif.

Di tengah persiapan yang seharusnya berfokus pada agenda sepak bola, kasus ini justru menempatkan Ottawa pada posisi yang harus menjaga keseimbangan antara kebijakan domestik dan diplomasi olahraga. Di Vancouver, isu masuknya delegasi Iran kini ikut membayangi jalannya pertemuan penting FIFA.

Berita Terbaru