Di antara dua ponsel ini, Vivo X300 FE muncul sebagai pilihan yang paling agresif karena unggul di hampir semua area penting. Galaxy S25 FE masih punya satu alasan kuat untuk dilirik, yaitu harga awal yang jauh lebih rendah dan bodi yang tetap terasa premium.
Selisih banderol keduanya langsung memperlihatkan karakter masing-masing. Vivo X300 FE dijual mulai 79,999 rupees untuk varian 256 GB di Amazon, sedangkan Galaxy S25 FE dimulai dari 44,999 rupees dan varian 256 GB dipasarkan di 50,999 rupees.
Perbedaan harga pada kapasitas yang sama mencapai 29,000 rupees. Itu membuat Galaxy S25 FE lebih mudah dijangkau, sementara Vivo X300 FE diposisikan sebagai opsi yang lebih mahal tetapi lebih lengkap.
Performa menjadi pembeda paling jelas
Vivo X300 FE mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5, sedangkan Galaxy S25 FE memakai Exynos 2400. Hasil benchmark memperlihatkan jarak yang cukup lebar di antara keduanya.
Pada Geekbench 6, Snapdragon 8 Gen 5 mencatat skor single-core 2903, multi-core 9602, dan compute 20796. Exynos 2400 membukukan 2085, 6507, dan 16248, sehingga Vivo unggul 39 persen di single-core, 48 persen di multi-core, dan 28 persen pada performa GPU.
Selisih ini terasa pada pemakaian harian, multitasking, dan game berat. Dalam skenario tersebut, X300 FE tampil lebih mulus dan lebih meyakinkan.
Kapasitas dan software sama-sama modern, tetapi komposisinya berbeda
Vivo membekali X300 FE dengan RAM 12 GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512 GB. Samsung hanya menawarkan RAM 8 GB, lalu penyimpanan 128 GB berbasis UFS 3.1 serta opsi 256 GB dan 512 GB berbasis UFS 4.0.
Keduanya menjalankan Android 16. Vivo memadukannya dengan OriginOS 6, sedangkan Samsung menggunakan OneUI 8.
Kamera Vivo lebih lengkap, Samsung masih punya satu keunggulan
Di belakang, kedua ponsel sama-sama membawa tiga kamera. Vivo memakai kombinasi 50 MP, 50 MP, dan 8 MP, lalu menambahkan kamera depan 50 MP.
Samsung Galaxy S25 FE hadir dengan susunan 50 MP, 10 MP, dan 12 MP, serta kamera depan 12 MP. Pada kamera utama, keduanya sama-sama mengandalkan sensor 50 MP, tetapi X300 FE dinilai menghasilkan detail lebih tinggi, dynamic range lebih luas, noise lebih rendah, dan oversharpening yang lebih minim.
Dalam foto malam, Vivo juga disebut sedikit lebih baik karena eksposurnya lebih seimbang. Keunggulan itu berlanjut ke kamera telefoto, yang pada X300 FE menampilkan detail lebih tinggi, bayangan lebih baik, warna lebih natural, dan tekstur lebih tajam.
Samsung membalas lewat kamera ultrawide 12 MP. Sensor itu menang dalam detail, terutama saat malam hari, meski selisihnya tidak sebesar pada kamera utama dan telefoto.
Kamera depan kembali menjadi area yang menguntungkan Vivo. X300 FE dinilai mampu menangkap detail wajah lebih baik dengan warna kulit yang lebih natural.
Layar dan baterai ikut memperlebar jarak
Vivo X300 FE memakai panel LTPO AMOLED 6,31 inci dengan resolusi 1.5K, refresh rate 120 Hz, PWM 2160Hz, dan kecerahan puncak 5000 nits. Galaxy S25 FE menggunakan Dynamic LTPO AMOLED 2X 6,7 inci beresolusi FHD+, refresh rate 120 Hz, dan peak brightness 1900 nits.
Keduanya sama-sama masuk kategori layar premium. Namun, angka kecerahan yang jauh lebih tinggi membuat Vivo lebih unggul untuk pemakaian di luar ruangan, sementara ukuran layar Samsung yang lebih besar bisa lebih disukai pengguna yang menginginkan tampilan lapang.
Di sektor daya, X300 FE membawa baterai 6,500 mAh, sedangkan Galaxy S25 FE memakai baterai 4,900 mAh. Dalam penggunaan ringan hingga menengah, Vivo disebut mampu bertahan sekitar dua hari, sementara Samsung mendekati satu setengah hari.
Pengisian daya juga masih berpihak pada Vivo. X300 FE mendukung fast charging kabel 90W dan wireless/Qi 40W, sementara Galaxy S25 FE menyediakan 45W wired dan 15W wireless charging.
Ada satu catatan untuk pengisian nirkabel Vivo, karena kecepatan itu disebut sulit dimaksimalkan bila charger wireless cepatnya tidak ikut disertakan dalam kotak penjualan.
Bodi Samsung tetap punya nilai jual
Walau tertinggal di banyak aspek, Galaxy S25 FE masih membawa daya tarik pada sisi fisik. Keduanya memakai konsep metal-and-glass sandwich yang umum di kelas flagship, tetapi Samsung unggul lewat Gorilla Glass Victus+ di bagian depan dan belakang.
Samsung juga disebut lebih tipis, sehingga menawarkan nilai tambah pada build quality dan kenyamanan desain. Untuk ketahanan, Vivo membawa rating IP68/69, sedangkan Samsung IP68.
Pada akhirnya, Vivo X300 FE tampil lebih kuat untuk pengguna yang memprioritaskan performa, kamera, baterai, pengisian daya, dan layar. Galaxy S25 FE tetap relevan berkat harga yang jauh lebih ramah serta kualitas bodi premium yang masih kompetitif.
Source: tech.sportskeeda.com






