Persib Hanya Butuh Satu Poin Untuk Juara Lagi, Borneo FC Terpaksa Mengejar Keajaiban Terakhir

Author: Redaksi Android62

Laga terakhir Super League akan menjadi panggung penentuan yang paling sederhana sekaligus paling menegangkan bagi Persib Bandung. Tim asuhan Bojan Hodak hanya butuh satu poin saat menghadapi Persijap Jepara untuk memastikan gelar dan meraih hat-trick juara di ajang ini.

Di sisi lain, Borneo FC masih belum sepenuhnya tersingkir dari persaingan, tetapi jalurnya kini sangat sempit. Pesut Etam harus menang atas Malut United dan tetap menunggu Persib terpeleset, karena kemenangan sendiri tidak otomatis cukup untuk merebut posisi puncak.

Persib memasuki pekan terakhir dengan bekal yang sangat meyakinkan. Mereka mengoleksi 78 poin dan unggul dua angka atas Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 76 poin.

Kondisi itu membuat trofi Super League 2025/2026 praktis berada di tangan Persib. Satu hasil imbang saja sudah cukup untuk mengunci gelar, sehingga nasib juara tinggal menunggu satu laga saja.

Momentum Persib juga terjaga lewat kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Thom Haye membuka keunggulan, Yuran Fernandes sempat menyamakan skor pada menit ke-53, lalu Julio Cesar memastikan tiga poin lewat sundulan jarak jauh pada menit 90+7.

Kemenangan tersebut bukan hanya penting dari sisi poin, tetapi juga mempertegas mental Persib menjelang pertandingan terakhir. Dengan modal itu, mereka kini berada dalam posisi paling nyaman dibanding pesaing terdekatnya.

Berbeda dengan Persib, Borneo FC justru kehilangan peluang emas saat hanya bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini. Hasil itu membuat mereka gagal memangkas jarak dan tetap tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen.

Situasi Borneo FC kini sangat bergantung pada kombinasi hasil yang rumit. Mereka wajib menyapu bersih laga terakhir melawan Malut United, sambil berharap Persib gagal meraih hasil maksimal.

Perebutan gelar yang sempat melibatkan tiga tim

Musim ini sebenarnya sempat memunculkan persaingan tiga arah di papan atas. Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta sama-sama menjaga peluang dalam fase-fase penting kompetisi.

Namun, peta persaingan berubah setelah Persija Jakarta kalah 1-2 dari Persib pada pekan ke-32. Sejak saat itu, perebutan gelar mengerucut menjadi duel dua tim saja.

Keuntungan kini jelas berada di pihak Persib karena mereka memimpin klasemen dan hanya membutuhkan hasil aman. Borneo FC harus menempuh jalur paling berat, yakni menang lebih dulu dan menunggu kabar yang menguntungkan dari laga Persib.

Laga penutup jadi penentu arah trofi

Kondisi klasemen membuat laga terakhir terasa seperti final yang sesungguhnya. Persib datang dengan skenario paling mudah, sedangkan Borneo FC harus bermain sempurna dan tetap bergantung pada hasil tim lain.

Dengan selisih poin yang ada, arah trofi kini lebih condong ke Bandung. Meski demikian, peluang Borneo FC belum benar-benar tertutup selama peluit akhir belum berbunyi.

Semua sorotan kini mengarah ke dua pertandingan pemungkas itu. Persib hanya perlu menjaga satu poin, sementara Borneo FC harus berharap celah tipis masih terbuka di laga penutup.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terbaru