Dua pelaku pembegalan terhadap kurir JNE di kawasan Astanaanyar, Kota Bandung, sudah diamankan polisi. Hingga kini, dua orang lain yang diduga terlibat masih diburu bersama sepeda motor dan paket milik korban yang ikut dibawa kabur.
Kasus ini terungkap setelah laporan kejadian diterima polisi pada Minggu siang, 3 Mei 2026. Kapolsek Astanaanyar, Komisaris Polisi Fetrizal, menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi saat korban berhenti di pinggir jalan untuk berteduh ketika hujan deras turun.
Dalam kejadian tersebut, para pelaku mendekati korban dengan alasan meminta plastik. Situasi kemudian berubah ketika salah satu pelaku mengeluarkan pisau lipat dan menodongkannya ke arah korban.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga. Namun, derasnya hujan membuat kondisi di sekitar lokasi kurang mendapat perhatian, sehingga para pelaku leluasa melarikan motor korban.
Hasil penyelidikan polisi menyebut ada empat orang yang terlibat dalam aksi itu. Dua di antaranya berhasil ditangkap pada hari yang sama melalui kerja sama aparat kepolisian, Polrestabes Bandung, dan warga setempat.
Sementara itu, dua pelaku lain masih dalam pengejaran. Polisi juga terus menelusuri keberadaan sepeda motor dan paket milik korban yang dibawa kabur dari lokasi kejadian.
Dalam proses penanganan perkara, polisi turut menyita pisau lipat yang diduga dipakai untuk mengancam korban. Barang bukti tersebut menjadi bagian penting untuk mengurai peran masing-masing pelaku dalam aksi begal itu.
Peristiwa ini kembali menyoroti risiko yang dihadapi pekerja lapangan, termasuk kurir paket, saat beraktivitas di jalan. Di tengah pencarian dua pelaku lainnya, polisi masih melanjutkan penyidikan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian dan barang milik korban dapat ditelusuri.
Source: www.viva.co.id






