Restu 93,181 Persen Pemegang Saham Mengubah Matahari Menjadi MDS Retailing, Dividen Rp 250 Tetap Dibayarkan

Author: Redaksi Android62

Pergantian identitas Matahari Department Store kini sudah masuk tahap resmi setelah pemegang saham memberikan persetujuan untuk perubahan nama menjadi PT MDS Retailing Tbk. Dukungan itu datang dari 1.588.241.118 lembar saham, atau setara 93,181 persen dari suara yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa nama lama yang selama ini melekat pada emiten ritel berkode saham LPPF akan diganti melalui mekanisme korporasi yang sah. Persetujuan itu juga memperlihatkan bahwa langkah perubahan identitas perusahaan memperoleh dukungan mayoritas besar dari investor yang hadir dalam rapat.

Perubahan nama disahkan lewat revisi anggaran dasar

Dasar perubahan nama tercantum dalam revisi Anggaran Dasar Perseroan pada Pasal 1 ayat (1) yang mengatur nama perusahaan. Dalam risalah rapat, pemegang saham menyetujui penyesuaian tersebut sehingga status nama baru kini tercatat sebagai bagian dari dokumen resmi perseroan.

Pengumuman resmi mengenai hasil rapat itu kemudian disampaikan melalui kanal informasi pasar modal pada Jumat, 17 April 2026. Dengan begitu, perubahan dari PT Matahari Department Store Tbk menjadi PT MDS Retailing Tbk tidak lagi sebatas rencana, melainkan sudah memperoleh pengesahan dari para pemegang saham.

Rapat yang membahas perubahan ini digelar pada Rabu, 15 April 2026. Dalam forum tersebut, dukungan yang terkumpul menunjukkan bahwa pergantian nama mendapat legitimasi kuat dari pemilik saham yang hadir.

Penataan saham treasuri ikut disetujui

Selain menyetujui nama baru, pemegang saham juga memberikan lampu hijau atas pengalihan 31.000.000 saham treasuri melalui proses penarikan kembali. Saham itu berasal dari akumulasi buyback yang telah dilakukan perusahaan hingga periode 9 April 2026.

Langkah tersebut ditempuh lewat skema penurunan modal ditempatkan dan disetor. Artinya, rapat tidak hanya membahas identitas korporasi, tetapi juga menata ulang struktur permodalan setelah aksi pembelian kembali saham dilakukan sebelumnya.

Keputusan terkait saham treasuri ini menambah rangkaian agenda penting dalam rapat pemegang saham. Dengan demikian, perusahaan menjalankan dua penyesuaian sekaligus, yakni pembaruan nama perseroan dan pengaturan modal yang sudah ditempuh melalui mekanisme resmi.

Dividen tunai final Rp 250 per saham

Dalam agenda yang digelar bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, manajemen juga mengonfirmasi pembagian dividen tunai final sebesar Rp 250 per lembar saham. Keputusan ini berkaitan dengan alokasi keuntungan tahun buku 2025 yang dibahas dalam rapat tersebut.

Risalah rapat menyebutkan bahwa dividen final akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 27 April 2026 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Jadwal pencatatan penerima mengikuti prosedur yang berlaku di bursa.

Pembagian dividen ini menjadi bagian yang ikut diperhatikan investor karena menunjukkan kebijakan perusahaan dalam menggunakan laba. Di tengah perubahan nama dan penataan modal, perseroan tetap menegaskan adanya manfaat yang diterima pemegang saham dari kinerja keuangan yang dibukukan.

Arah baru bagi perseroan

Dengan restu 93,181 persen suara yang hadir, MDS Retailing kini lahir sebagai identitas baru yang sah di mata para pemegang saham. Perubahan ini menandai berakhirnya penggunaan nama lama yang selama ini identik dengan Matahari Department Store.

Rangkaian keputusan dalam rapat juga memperlihatkan bahwa perubahan nama tidak berdiri sendiri. Pengalihan saham treasuri, penurunan modal ditempatkan dan disetor, serta pembagian dividen final Rp 250 per saham sama-sama menjadi bagian dari penyesuaian yang dijalankan perseroan melalui jalur formal.

Berita Terbaru