Sejumput Garam Mengubah Latte Karamel, Kuncinya Agar Manis Tidak Berlebihan

Sejumput garam menjadi pembeda utama dalam racikan Salted Caramel Latte di rumah. Takaran kecil itu berfungsi mengangkat rasa karamel sekaligus mencegah manisnya menutupi karakter kopi.

Garam yang terlalu banyak justru dapat mengganggu keseimbangan minuman. Karena itu, penambahan garam laut atau garam kasar cukup dilakukan sedikit demi sedikit setelah karamel bercampur dengan kopi.

Racikan Dasar yang Tidak Memerlukan Banyak Bahan

Latte karamel asin dapat dibuat dengan espresso atau kopi panas, susu, sirup karamel, dan sejumput garam. Krimer cair dapat ditambahkan bagi yang menginginkan hasil lebih tebal dan lembut.

BahanTakaranPeran dalam Racikan
Kopi panas atau espresso⅔ cangkir atau 2 shot, sekitar 60 mlMembangun karakter kopi
Susu1 cangkir, sekitar 240 mlMenciptakan tekstur latte
Sirup karamel1–2 sdmMemberi rasa manis karamel
Garam laut atau garam kasarSejumputMenyeimbangkan rasa manis
Krimer cair3 sdm, opsionalMenambah kekentalan

Jenis susu turut menentukan kekentalan dan kualitas buih pada minuman. Susu full cream, susu oat, atau campuran susu segar dengan susu evaporasi dapat dipilih sesuai selera.

Urutan Campur Menentukan Hasil Akhir

Espresso atau kopi panas perlu dituangkan lebih dulu ke gelas saji sebelum dicampur dengan sirup karamel dan garam. Jika menggunakan kopi instan, bubuk kopi sebaiknya dilarutkan dengan sedikit air panas agar tidak bergerindil.

Campuran kopi, karamel, dan garam harus diaduk hingga larut sebelum susu masuk. Langkah ini membantu rasa asin dan manis tersebar merata, bukan mengendap pada bagian tertentu.

Susu kemudian dihangatkan dan dibuat berbuih menggunakan alat pembuih susu. Tanpa alat khusus, susu hangat dapat dikocok dalam toples tertutup untuk menghasilkan busa lembut.

Tuangkan susu berbuih secara perlahan ke dalam campuran kopi. Krimer cair dapat dimasukkan pada tahap ini apabila tekstur yang lebih kaya menjadi tujuan.

Sesuaikan Kekuatan Kopi dan Tingkat Manis

Porsi sirup karamel dapat dikurangi bila hasil racikan pertama terasa terlalu manis. Sebaliknya, rasa kopi dapat diperkuat dengan memakai dua shot espresso tanpa perlu meningkatkan jumlah garam.

Kualitas Sirup Karamel juga berpengaruh pada kedalaman rasa minuman. Sirup yang lebih kental dan beraroma karamel kuat akan memberi karakter yang lebih terasa.

Bagi yang ingin menghadirkan rasa karamel lebih otentik, saus karamel asin dapat dibuat dari gula, mentega, krim, dan sedikit garam. Saus tersebut juga dapat digunakan sebagai pelengkap pada bagian atas minuman.

Penyajian Hangat atau Dingin

Versi hangat cocok bagi penikmat aroma kopi dan karamel yang lebih kuat. Gelas dapat dihangatkan terlebih dahulu dengan air panas untuk membantu menjaga suhu latte lebih lama.

Untuk versi dingin, gunakan gelas tinggi dan tambahkan es batu sebelum susu dituangkan. Saus karamel dapat dilorehkan pada sisi dalam gelas agar tampilan minuman lebih menarik.

Krim kocok, saus karamel, sedikit garam, atau bubuk kayu manis dapat dipakai sebagai pelengkap. Tambahan tersebut bersifat opsional dan dapat memberi lapisan tekstur serta aroma pada Kopi Susu ini.

Menurut Liputan6.com, konsep karamel asin berawal dari kreasi Henri Le Roux di Prancis pada 1970-an sebelum berkembang ke beragam produk. Dalam latte, perpaduan susu dan karamel membuat rasa kopi lebih lembut tanpa menghilangkan basis espressonya.

Source: www.liputan6.com
Berita Terkait