Stadion Segiri, Samarinda, resmi menjadi lokasi pengganti untuk laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung. Duel besar yang biasanya menyedot perhatian suporter itu harus bergeser jauh dari Jakarta karena pertimbangan keamanan dan kesiapan venue belum memenuhi kebutuhan pertandingan.
Keputusan pemindahan ini bukan muncul tiba-tiba. Direktur I.League, Ferry Paulus, menyebut penetapan lokasi dilakukan setelah ada pembahasan dengan pihak kepolisian dan panitia pelaksana Persija, lalu keamanan menjadi faktor paling menentukan.
Pilihan untuk tidak memakai Jakarta berkaitan langsung dengan situasi yang dinilai belum memungkinkan. Ferry mengatakan kondisi di ibu kota masih belum mendukung untuk menggelar pertandingan tersebut, sehingga opsi lain perlu dicari agar laga tetap bisa berjalan.
Opsi di Jawa dan Bali sama-sama terbentur jadwal
Sebelum Samarinda dipilih, beberapa stadion sempat masuk pertimbangan. Bali menjadi salah satu kandidat lewat Stadion Kapten I Wayan Dipta, tetapi jadwal pertandingan lain pada 11 Mei membuat opsi itu tidak bisa dipakai.
Surabaya juga sempat dibahas melalui Stadion Gelora Bung Tomo. Namun, jika laga dipaksakan digelar di sana, pertandingan harus berlangsung tanpa penonton, sehingga pilihan tersebut dinilai kurang ideal untuk duel sebesar Persija kontra Persib.
Ferry juga menegaskan bahwa regulasi I.League tidak memperbolehkan pertandingan yang berhimpitan di stadion yang sama dalam waktu dekat. Karena itu, lokasi pengganti harus benar-benar menyesuaikan jadwal venue dan kondisi keamanan secara bersamaan.
Samarinda jadi pilihan paling masuk akal
Di tengah keterbatasan opsi di Jawa dan Bali, Samarinda muncul sebagai kandidat yang paling realistis. Stadion Segiri dinilai siap digunakan, dan tidak ada agenda pertandingan lain di Kalimantan Timur pada tanggal yang sama.
Ketiadaan bentrokan jadwal menjadi keunggulan utama Samarinda dibanding lokasi lain yang sempat dibahas. Bagi penyelenggara, kepastian venue tanpa tabrakan agenda menjadi hal penting agar pertandingan tetap bisa digelar sesuai rencana.
Big match tetap menarik meski jauh dari Jakarta
Pertemuan Persija dan Persib selalu menjadi magnet besar di sepak bola nasional. Karena itu, perpindahan venue hingga lebih dari 1.000 kilometer dari Jakarta langsung menarik perhatian dan membuat urusan stadion ikut menjadi sorotan utama.
Dengan kepastian Stadion Segiri sebagai arena pertandingan, fokus berikutnya bergeser ke kesiapan teknis penyelenggaraan laga. Duel pada 10 Mei 2026 itu akan menghadirkan suasana berbeda, tetapi tensi khas pertemuan dua klub besar ini tetap diperkirakan terjaga.
Source: www.suara.com