Tiga Podium Dari Jatim Open, Catatan Waktu Atletik Mataram Makin Tajam Jelang Porprov NTB 2026

Tiga medali yang dibawa pulang atletik Mataram dari Kejurnas Jatim Open 2026 memberi sinyal bahwa persiapan mereka menuju Porprov NTB 2026 berada di jalur yang menjanjikan. Hasil itu bukan hanya menambah koleksi podium, tetapi juga memperlihatkan perkembangan catatan waktu dan ketahanan bersaing saat menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.

Di arena tersebut, Mataram tampil sebagai tim tamu, namun tetap mampu berdiri di antara pesaing yang lebih kuat. Capaian ini bahkan melampaui proyeksi awal tim pelatih dan menjadi bekal penting bagi skuad yang turun di berbagai nomor lari.

Perak pembuka dari Rahmadtullah

Medali pertama datang dari Rahmadtullah yang finis kedua pada nomor 400 meter lari gawang senior. Hasil itu menjadi awal yang baik bagi kontingen Mataram sekaligus membuka peluang tambahan podium pada nomor lain.

Rahmadtullah termasuk satu dari enam atlet yang dikirim KONI Mataram ke Kejurnas Jatim Open 2026. Kehadirannya bersama rekan-rekan setim menunjukkan upaya Mataram menambah jam terbang sekaligus menguji kualitas atlet di ajang yang lebih kompetitif.

Dua perunggu melengkapi capaian tim

Setelah perak tersebut, Mataram menambah dua medali perunggu. Mirawan menyumbang perunggu dari nomor 400 meter senior, sedangkan satu perunggu lagi hadir dari nomor estafet 4×400 meter senior.

Nomor beregu itu diisi oleh Randanuh Cahaya Juang, Rahmadtullah, Mirawan, dan Dicky Maulana. Susunan ini menunjukkan bahwa Mataram tidak hanya mengandalkan pelari individu, tetapi juga punya komposisi tim yang cukup solid untuk bersaing bersama.

Catatan waktu jadi perhatian pelatih

Pelatih Atletik Mataram, I Made Budiasa, menilai hasil yang dibukukan para atlet jauh melampaui target awal. Ia juga menyoroti waktu tempuh atlet yang lebih tajam dibandingkan saat menjalani latihan rutin.

Menurut Budiasa, perbaikan itu menandakan progres yang signifikan, baik dari sisi kemampuan maupun kematangan mental bertanding. Ia melihat para atlet bisa tetap fokus saat berhadapan dengan lawan yang levelnya lebih tinggi.

Pelatda mulai menunjukkan hasil

Budiasa menilai pencapaian di Jatim Open menjadi bukti bahwa program latihan selama Pelatda berjalan efektif. Persaingan dengan lawan yang lebih kuat, menurutnya, justru memancing semangat atlet untuk tampil lebih maksimal.

Dengan tren waktu yang terus membaik, ruang untuk hasil yang lebih besar menuju Porprov NTB 2026 masih terbuka. Situasi ini membuat persiapan Mataram mendapat dorongan tambahan setelah pulang dari ajang tersebut.

Modal dari banyak nomor lari

Dalam kejuaraan itu, Mataram turun di sejumlah nomor, mulai dari 100 meter, 200 meter, lari gawang, hingga estafet. Sebaran nomor tersebut memberi gambaran bahwa kekuatan kontingen ini tidak bertumpu pada satu sektor saja.

Kombinasi hasil di nomor individu dan beregu menjadi modal yang berarti bagi atletik Mataram. Dari Kejurnas Jatim Open 2026, mereka pulang dengan tiga medali sekaligus sinyal bahwa langkah menuju Porprov NTB 2026 bergerak ke arah yang semakin menjanjikan.

Source: lombokpost.jawapos.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer