Trenggalek dan Sampang menjadi dua wilayah di Jawa Timur yang paling perlu diperhatikan pada Sabtu 25 April 2026 karena BMKG memprakirakan keduanya berpotensi mengalami hujan disertai petir. Kondisi ini membuat warga yang beraktivitas di luar ruangan perlu lebih waspada, terutama saat cuaca terlihat cepat berubah.
Di saat yang sama, sebagian besar wilayah Jawa Timur tetap diprakirakan berada dalam kondisi berawan, meski ada pula daerah yang mengalami cerah, cerah berawan, kabut atau asap, hingga hujan ringan. Karena cuaca pancaroba dapat berganti dalam waktu singkat, perlengkapan sederhana seperti payung, jas hujan, dan pelindung dari panas matahari tetap penting dibawa saat bepergian.
Wilayah yang perlu siaga petir
BMKG mencatat Trenggalek berada pada kisaran suhu 21-29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 66-98 persen. Sementara itu, Sampang diprakirakan mengalami suhu 24-31 derajat Celsius dengan kelembapan 65-93 persen.
Potensi petir di dua daerah ini membuat aktivitas luar ruang sebaiknya menyesuaikan kondisi lapangan. Perjalanan jauh, kegiatan lapangan, dan pekerjaan yang bergantung pada cuaca disarankan mengikuti pembaruan resmi BMKG agar tetap aman.
Hujan ringan juga muncul di beberapa daerah
Selain petir, hujan ringan diperkirakan turun di Lumajang dan Jember. Lumajang berada pada suhu 22-30 derajat Celsius, sedangkan Jember diprakirakan berada di kisaran 23-31 derajat Celsius.
Kondisi ini menunjukkan bahwa hujan tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah, melainkan tersebar di beberapa daerah dengan intensitas yang berbeda. Warga yang hendak keluar rumah tetap perlu menyiapkan perlindungan tambahan, terutama ketika langit mulai gelap atau tanda hujan mulai terlihat.
Sebagian besar wilayah didominasi awan
Pada banyak kabupaten dan kota lain di Jawa Timur, cuaca berawan masih mendominasi. Daerah yang tercatat dalam kondisi ini antara lain Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Banyuwangi, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Madiun, Ngawi, Tuban, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, hingga Kota Surabaya.
Pola tersebut menunjukkan langit Jawa Timur pada hari itu cenderung tertutup awan, meski hujan tidak merata di seluruh wilayah. Di beberapa daerah, awan tebal bisa tetap membuat suasana terasa lebih cepat berubah dibanding hari dengan cuaca cerah penuh.
Wilayah yang diprakirakan cerah hingga kabut
Beberapa daerah lain justru diprakirakan mendapat cuaca cerah atau cerah berawan, termasuk Bondowoso, Bojonegoro, Lamongan, dan Jombang. Untuk Jombang, BMKG mencatat kondisi cerah berawan dengan suhu 24-32 derajat Celsius dan kelembapan udara 57-95 persen.
Di sisi lain, daerah pegunungan seperti Kota Batu diprakirakan lebih sejuk dengan suhu terendah 16 derajat Celsius dan kondisi kabut atau asap. Pacitan juga tercatat mengalami udara kabur dengan suhu 22-29 derajat Celsius dan kelembapan yang tinggi hingga 99 persen.
Gambaran suhu di Jawa Timur
Secara umum, suhu udara di Jawa Timur pada hari itu diperkirakan berada di rentang 16 hingga 33 derajat Celsius. Wilayah pesisir dan perkotaan cenderung terasa lebih hangat, sementara kawasan yang lebih tinggi seperti Kota Batu terasa lebih dingin.
Kondisi ini membuat karakter cuaca antardaerah cukup berbeda meski masih berada dalam satu provinsi. Kota Surabaya, misalnya, diprakirakan berawan dengan suhu 26-31 derajat Celsius, sedangkan Sidoarjo, Kota Pasuruan, dan Kota Mojokerto juga berada pada suhu harian yang relatif hangat dengan dominasi awan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan cuaca agar agenda harian bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan. Informasi resmi menjadi penting karena perubahan cuaca dapat memengaruhi perjalanan, pekerjaan, dan aktivitas luar ruang di berbagai wilayah Jawa Timur.
Source: www.detik.com