Ribuan wisatawan memadati kawasan Jalan Braga, Kota Bandung, pada Sabtu malam saat libur panjang Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. Ikon Kota Kembang itu berubah menjadi titik kumpul yang ramai, dengan pengunjung datang dari berbagai daerah untuk menikmati malam di pusat kota.
Kepadatan di Braga terlihat seiring mengalirnya wisatawan yang ingin merasakan suasana khas kawasan bersejarah tersebut. Cuaca cerah ikut mendukung aktivitas berjalan kaki, berfoto, dan bersantai di sepanjang jalan yang menjadi salah satu wajah wisata Bandung.
Seni dan swafoto jadi daya tarik tambahan
Di beberapa titik, lukisan karya seniman lokal menarik perhatian banyak pengunjung. Area foto instan dan berbagai spot swafoto juga ramai dipenuhi wisatawan yang datang bersama keluarga maupun teman.
Keramaian itu membuat Braga tak sekadar menjadi jalur pejalan kaki. Kawasan ini juga berfungsi sebagai ruang interaksi dan rekreasi yang membuat banyak orang memilih berhenti lebih lama.
Kuliner ikut menghidupkan suasana malam
Deretan pusat kuliner di sepanjang Braga menjadi magnet lain yang tak kalah kuat. Aneka makanan dan minuman khas Bandung dipilih wisatawan untuk mengisi malam liburan di pusat kota.
Aktivitas makan dan bersantai berlangsung berdampingan dengan arus pengunjung yang terus berdatangan. Situasi itu membuat kawasan terasa padat, tetapi tetap tertata dan nyaman dilalui.
Lalu lintas tetap bergerak
Di sekitar Braga, arus kendaraan terpantau ramai namun masih lancar. Kendaraan yang melintas banyak menggunakan pelat nomor luar daerah, termasuk dari Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Petugas gabungan juga disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan selama libur panjang. Hingga Sabtu malam, belum ada rekayasa lalu lintas yang diterapkan di kawasan pusat kota.
Pemerintah Kota Bandung turut menyiapkan kantong parkir untuk mendukung kenyamanan pengunjung. Fasilitas itu tersedia di area Cikapundung dan eks Gedung Palaguna.
Lonjakan kunjungan ke Braga pada libur panjang ini kembali menunjukkan kuatnya daya tarik Bandung sebagai tujuan wisata. Kombinasi suasana historis, seni, kuliner, dan akses yang masih mengalir lancar membuat kawasan ini terus menjadi pilihan favorit wisatawan.
Source: www.beritasatu.com