ChatGPT Kini Bisa Jadi Asisten Harian, Pengingat Pintarnya Ternyata Berbayar

Author: Redaksi Android62

OpenAI mulai menggulirkan sistem penjadwalan tugas di ChatGPT yang memungkinkan chatbot itu mengirim pengingat, menjalankan permintaan berulang, dan memantau topik tertentu. Fitur ini membuat ChatGPT bergerak lebih dekat ke peran asisten digital harian, tetapi aksesnya tidak dibuka untuk pengguna gratis.

Pengguna yang ingin memanfaatkannya harus berlangganan salah satu paket berbayar. Selain itu, jumlah tugas aktif juga dibatasi sesuai tier, sehingga kemampuan ini tidak sepenuhnya sama untuk semua pelanggan.

Lebih dari sekadar pengingat biasa

Fitur baru ini tidak hanya berguna untuk alarm sederhana. ChatGPT bisa diminta mengingatkan ulang tahun, menjalankan tindak lanjut rutin, atau mengirim notifikasi untuk hal-hal yang perlu dipantau secara berkala.

Kemampuannya juga mencakup tugas sekali jalan dan tugas berulang. Artinya, pengguna bisa mengandalkannya untuk satu pengingat tertentu maupun rutinitas yang harus muncul lagi di waktu berikutnya.

Yang membedakan fitur ini dari pengingat standar adalah kemampuan memantau topik tertentu. Pengguna dapat meminta ChatGPT mengawasi perkembangan yang dianggap penting dan memberi notifikasi saat ada perubahan yang dinilai bermakna.

Contohnya, ChatGPT dapat diinstruksikan mengikuti kabar soal aplikasi favorit, status sebuah acara yang akan datang, atau topik lain yang sedang berkembang. Jika ada pembaruan penting, sistem akan memberi tahu pengguna sesuai pengaturan tugas yang dibuat.

Pengelolaan tersedia di web dan aplikasi mobile

OpenAI menyiapkan pusat pengelolaan khusus untuk tugas terjadwal ini di sidebar ChatGPT. Fasilitas itu tersedia di versi web maupun aplikasi mobile agar daftar tugas lebih mudah dipantau.

Dari pusat tersebut, pengguna dapat melihat tugas yang sudah dibuat, mengubah detailnya, menjedanya sementara, atau menghapusnya jika tidak lagi diperlukan. Pengelolaan terpusat ini penting supaya tugas aktif tidak cepat terasa rumit ketika jumlahnya bertambah.

Notifikasi juga menjadi bagian penting dalam penggunaan fitur ini. Jika ingin mengandalkan ChatGPT sebagai pengingat, pengguna perlu memastikan notifikasi sudah aktif di ponsel dan browser.

Tanpa notifikasi yang menyala, pengingat yang dijadwalkan bisa lewat begitu saja. Dalam praktiknya, fitur ini baru terasa berguna jika sistem pemberitahuannya benar-benar diaktifkan.

Kuota tugas aktif berbeda di tiap paket

OpenAI menetapkan batas tugas aktif yang berbeda untuk tiap paket langganan. Jika batas maksimal sudah tercapai, pengguna harus menyelesaikan, menjeda, atau menghapus salah satu tugas aktif sebelum menambah yang baru.

Paket Jumlah tugas aktif
Go 3
Plus 5
Business 10
Edu 10
Pro 15
Enterprise 15

Batas tersebut membuat pengalaman tiap pengguna tetap berbeda, meski fitur tugas terjadwal sudah tersedia. OpenAI menegaskan bahwa ketersediaan fitur ini mengikuti tier langganan, dan batas penggunaan pada paket masing-masing tetap diberlakukan.

Menggeser ChatGPT ke rutinitas yang lebih sering dipakai

Pembaruan ini tidak mengubah cara orang mengobrol dengan ChatGPT secara mendasar. Namun, chatbot itu kini punya peran tambahan yang lebih praktis untuk kebutuhan harian yang sederhana.

Di tengah banyak fitur AI yang terdengar canggih tetapi jarang dipakai berulang, penjadwalan tugas punya nilai yang lebih dekat ke kebutuhan nyata. Mengingatkan sesuatu, mengulang tugas sederhana, dan memantau perkembangan topik adalah jenis bantuan yang berpotensi dipakai lebih sering.

Karena itu, fitur ini menjadi salah satu tambahan yang paling relevan bagi pengguna berbayar ChatGPT. Fungsinya tidak paling mencolok, tetapi langsung menyentuh kebiasaan sehari-hari yang selama ini masih bergantung pada alarm, catatan, dan aplikasi pengingat terpisah.

Source: www.androidauthority.com
Berita Terbaru