Gelombang Panas Prancis Tewaskan Seribu Orang, Rumah Sakit Masih Tertekan

Author: Redaksi Android62

Prancis mencatat sekitar 1.000 kematian lebih banyak dari perkiraan sejak 24 Juni di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah negara itu. Data awal Badan Kesehatan Masyarakat Prancis menunjukkan dampak kesehatan yang berat, terutama pada warga lanjut usia.

Lonjakan kematian itu paling banyak terjadi pada warga berusia di atas 65 tahun. Badan tersebut juga mencatat kenaikan 40 persen kematian yang terjadi di rumah, yang menunjukkan panas ekstrem tidak hanya membebani fasilitas kesehatan, tetapi juga memukul warga di tempat tinggal mereka.

Rumah sakit dan layanan darurat masih siaga

Tekanan pada layanan kesehatan belum sepenuhnya mereda meski suhu mulai turun di beberapa wilayah. Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, mengatakan negaranya masih menghadapi “jumlah kematian yang lebih tinggi dari biasanya,” sebagaimana dikutip BFMTV.

Di Paris, layanan medis darurat SAMU melaporkan 80 kematian pada Sabtu, termasuk 30 kasus serangan jantung. Angka itu memang turun dari 109 kematian pada Jumat, tetapi otoritas menegaskan data tersebut hanya mencakup kasus yang ditangani layanan darurat Paris.

Panas berkepanjangan memperburuk risiko kesehatan

Situasi ini muncul setelah Prancis melewati 11 hari berturut-turut cuaca panas ekstrem di sebagian besar wilayahnya. Kondisi tersebut membuat rumah sakit tetap berada di bawah tekanan karena meningkatnya kasus penyakit terkait panas dan komplikasi medis yang muncul belakangan.

Meski beberapa wilayah mulai mengalami penurunan suhu pada Minggu setelah badai petir hebat, otoritas kesehatan masih meminta masyarakat tetap waspada. Mereka menilai dampak penuh terhadap keselamatan jiwa belum bisa dipastikan dalam waktu dekat.

Siaga cuaca masih berlaku di banyak wilayah

Observatorium Keraunos melaporkan lebih dari 127.000 sambaran petir terjadi di seluruh Prancis pada Sabtu malam. Aktivitas listrik paling intens tercatat di kawasan antara Paris dan wilayah Hauts-de-France.

Badan meteorologi Meteo-France tetap mempertahankan status siaga oranye gelombang panas di 22 departemen pada Senin, termasuk Paris dan wilayah sekitarnya, serta sebagian wilayah tenggara dan timur Prancis. Otoritas kesehatan mengimbau warga lanjut usia dan mereka yang tinggal sendiri untuk tetap menerapkan langkah pencegahan agar risiko kesehatan akibat panas ekstrem bisa ditekan.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru