Haaland Tak Menyangka, Bellingham Malah Dibela Saat Inggris Singkirkan Norwegia

Erling Haaland tiba-tiba memberi pembelaan kepada Jude Bellingham setelah Inggris menyingkirkan Norwegia di perempatfinal Piala Dunia. Di tengah kekalahan 1-2 yang menghentikan langkah Norwegia, Haaland justru menyorot mantan rekan setimnya itu dengan nada yang sangat positif.

Haaland menilai Bellingham tidak pantas menerima kritik berlebihan, terutama ketika gelandang Inggris itu tidak mencetak cukup banyak gol. Menurut penyerang Norwegia tersebut, kualitas Bellingham tetap berada di level yang sangat tinggi meski sorotan terhadap produktivitas golnya kerap muncul.

Kritik yang dianggap terlalu kejam

Haaland menyebut satu-satunya masalah Bellingham adalah penilaian yang terlalu keras saat sang pemain tidak mencetak banyak gol. Ia menegaskan bahwa kondisi itu tidak adil untuk pemain dengan kemampuan sebesar Bellingham.

“Satu-satunya masalah Bellingham adalah dia terkadang terlalu banyak dikritik ketika tidak mencetak cukup banyak gol. Itu tidak pantas,” tegas Haaland.

Ia juga menilai Bellingham tetap bisa mencetak gol dan melewati lawan lewat dribel, sehingga layak disebut sebagai pemain luar biasa. Haaland bahkan menyebut setiap tim pasti ingin memiliki sosok seperti Bellingham di dalam skuad.

Fakta UtamaPenjelasan
Hasil pertandinganInggris menang 2-1 atas Norwegia
Nasib NorwegiaTerhenti di perempatfinal
Langkah InggrisLolos ke semifinal menghadapi Argentina
Fokus komentar HaalandPembelaan terhadap Jude Bellingham

Riwayat satu tim di Dortmund

Pujian Haaland kepada Bellingham tidak datang tanpa alasan. Keduanya pernah bermain bersama di Borussia Dortmund, sehingga Haaland mengaku sudah memahami kualitas gelandang Inggris itu sejak lama.

“Saya tidak kaget dengan performa Bellingham, karena kami pernah main bersama. Dia pemain hebat,” ujarnya dilansir dari BBC.

Hubungan keduanya membuat komentar Haaland terasa lebih personal, terlebih datang setelah Inggris menjadi tim yang mengakhiri perjalanan Norwegia. Meski demikian, Haaland tetap berharap Tim Tiga Singa terus melaju hingga fase berikutnya di Piala Dunia 2026.

Sorotan yang ikut memantau penurunan produktivitas

Jude Bellingham sempat mencuri perhatian besar pada musim debutnya bersama Real Madrid di musim 2023/24. Ia membantu Madrid meraih LaLiga dan Liga Champions, sekaligus menutup musim dengan 19 gol dan status top skor klub.

Namun, produktivitas gol Bellingham turun drastis pada dua musim berikutnya. Real Madrid juga tidak meraih gelar, dan kondisi itu ikut membuat Bellingham menjadi sasaran kritik dalam periode tersebut.

Di tengah situasi itu, pembelaan Haaland menjadi pengingat bahwa kontribusi Bellingham tidak hanya diukur dari jumlah gol. Mantan rekan setimnya di Dortmund itu menilai kemampuan Bellingham tetap cukup besar untuk membuatnya selalu dibutuhkan tim mana pun.

Source: sport.detik.com
Berita Terkait