Hercules Rozario Marshal meminta Amien Rais berbicara lebih santun di ruang publik setelah mantan Ketua MPR itu menyinggung kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menurut Hercules, tokoh politik senior justru punya tanggung jawab lebih besar untuk menunjukkan cara berkomunikasi yang baik.
Pernyataan Hercules muncul di tengah ramainya perdebatan yang dipicu konten Amien Rais di YouTube. Ucapan itu kemudian menyebar luas dan ikut memanaskan diskusi di media sosial serta ruang publik.
Di sela acara HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Hercules menegaskan bahwa tokoh yang punya pengaruh besar harus berhati-hati saat bicara. Ia menilai ucapan figur seperti Amien tidak bisa dipandang ringan karena sering menjadi perhatian banyak orang dan dapat memengaruhi opini publik.
Hercules tetap menunjukkan rasa hormat kepada Amien sebagai tokoh nasional. Namun, ia menekankan bahwa status sebagai mantan Ketua MPR membuat Amien seharusnya memberi contoh dalam etika komunikasi politik.
“Ini saya pesan kepada Pak Amien Rais, bapak itu seorang tokoh, seorang panutan Indonesia, tokoh politik, sudah pernah menjabat ketua MPR. Jadi, harus bicara yang pandai, bicara yang santun,” kata Hercules kepada awak media.
Ia juga menilai sikap santun bukan hanya berlaku bagi pejabat atau tokoh besar. Menurut dia, siapa pun yang tampil di ruang publik tetap perlu menjaga ucapan agar perbedaan pandangan tidak berubah menjadi konflik yang tidak perlu.
Hercules bahkan membandingkan dirinya sendiri dengan standar yang ia anggap pantas untuk seorang figur senior. “Saya yang preman saja, saya bicara sama seseorang, pasti saya santun, pasti saya baik. Apalagi seorang Amien Rais, seorang tokoh besar,” ujarnya.
Bagi Hercules, kritik tetap bisa disampaikan tanpa nada kasar. Ia menilai cara berbicara yang tertata justru membuat ruang debat politik lebih sehat dan mencegah polemik melebar lebih jauh.
Di saat bersamaan, perayaan HUT ke-15 GRIB Jaya berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan anggota dari berbagai daerah. Acara itu juga menjadi ajang konsolidasi internal organisasi yang memperlihatkan masih kuatnya mobilisasi massa GRIB Jaya pada momentum penting.
Perayaan di Istora Senayan sekaligus memperlihatkan kedekatan isu organisasi massa dengan dinamika politik nasional. Di tengah suasana tersebut, dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga tampak mengemuka.
Source: www.beritasatu.com