Iran Disebut Akan Buka Selat Hormuz untuk Semua Kapal, AS Tetap Pasang Ancaman

Author: Redaksi Android62

Amerika Serikat memperkirakan Iran segera mengumumkan bahwa seluruh jalur di Selat Hormuz terbuka untuk semua kapal. Jika langkah itu benar-benar diumumkan, pasukan Iran juga disebut akan menghentikan tembakan terhadap kapal-kapal yang melintas di jalur air sempit tersebut.

Sejumlah pejabat AS menyampaikan perkiraan itu kepada wartawan dengan syarat anonim, seperti dikutip Kompas.com dari New York Times, Jumat (10/7/2026). Mereka menilai perkembangan tersebut bisa menjadi sinyal penting di tengah tarik ulur yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran.

Selat yang kembali jadi pusat perhatian

Selat Hormuz selama ini memegang peran strategis dalam hubungan Iran dan Amerika Serikat. Karena itu, kabar bahwa jalur tersebut akan dibuka kembali bagi semua kapal dipandang sebagai perkembangan yang berpotensi meredakan ketegangan di perairan itu.

Dalam percakapan selama 30 menit, para pejabat menjelaskan bahwa negosiator Iran telah memberi tahu mereka soal serangan pesawat tak berawak terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz. Menurut penjelasan itu, serangan tersebut dilakukan oleh unit-unit pemberontak dari Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC yang disebut berupaya merusak kesepakatan nuklir.

Negosiasi nuklir masih berjalan

Pemerintahan Trump masih berencana melanjutkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan yang lebih luas dan permanen mengenai masa depan program nuklir Iran. Namun, Washington menegaskan akan membalas secara militer jika ada serangan lanjutan terhadap kapal-kapal di jalur itu.

Presiden Trump sebelumnya menulis di Truth Social bahwa negosiasi akan berlanjut, tetapi gencatan senjata antara Iran dan AS telah berakhir. Hingga kini, para pejabat tidak memberi tanda bahwa sudah ada pembicaraan tambahan yang dijadwalkan untuk kesepakatan yang lebih luas.

Pokok Perkembangan Isi Utama Keterangan
Status Selat Hormuz Iran diperkirakan mengakui semua jalur terbuka Pernyataan publik disebut akan keluar dalam beberapa hari mendatang
Aksi di Laut Pasukan Iran disebut berhenti menembaki kapal Berlaku untuk kapal yang melewati jalur air sempit tersebut
Negosiasi Nuklir AS tetap mendorong kesepakatan yang lebih luas Washington juga mengancam respons militer jika ada serangan lanjutan
Tenggat Waktu Kesepakatan akhir ditargetkan pertengahan Agustus Disebut mengikuti tenggat 60 hari dalam perjanjian Juni

Tenggat yang makin dekat

Salah satu dari tiga pejabat senior AS mengatakan kesepakatan nuklir final tidak akan tercapai kecuali Iran menyerahkan “debu nuklir” kepada Washington. Bahan nuklir itu kemudian akan diencerkan agar tidak bisa digunakan dalam senjata.

Namun, rencana 14 poin yang dibahas tidak menjelaskan siapa yang akan memegang bahan bakar tersebut. Para pejabat Iran sejak itu menyatakan uranium tidak dapat meninggalkan wilayah mereka.

Masih belum jelas juga apakah pengambilan dan pengenceran akan dilakukan oleh Iran atau oleh AS bersama Badan Energi Atom Internasional, lembaga yang disebut sebagai inspektur nuklir PBB. Dengan tenggat pertengahan Agustus yang makin dekat, pernyataan Iran soal Selat Hormuz bisa menjadi penanda penting arah negosiasi berikutnya.

Source: www.kompas.com
Berita Terbaru