Jejak Mikroplastik Tersingkap Lewat Boops Boops, Ikan Pesisir Mediterania yang Rakus Menelan Partikel Kecil

Author: Redaksi Android62

Di Laut Mediterania, Boops boops bukan hanya dikenal sebagai ikan kecil yang kerap masuk ke tangkapan nelayan. Spesies ini juga menjadi salah satu penanda penting untuk melihat seberapa jauh mikroplastik telah menyebar ke dalam ekosistem laut.

Perannya menarik perhatian karena ikan ini menelan partikel plastik berukuran sangat kecil bersama makanan yang ada di sekitarnya. Saat isi perutnya dianalisis, para ilmuwan bisa membaca gambaran tentang limbah plastik yang ikut masuk ke rantai makanan laut.

Ikan pesisir yang mudah ditemui

Boops boops hidup di wilayah yang sangat luas, dari pesisir Eropa, Afrika, Azores, dan Canary. Sebarannya membentang dari Norwegia di utara sampai Angola di selatan, termasuk seluruh Laut Mediterania dan Laut Hitam.

Ikan ini cenderung menghindari perairan payau seperti Laut Baltik karena kadar garamnya tidak cocok. Dalam keseharian, Boops boops hidup sebagai pemakan demersal dan semi-pelagis di kedalaman rata-rata sekitar 100 meter.

Dalam beberapa pengamatan, ikan ini juga mampu turun hingga 350 meter. Sebaran yang luas di sepanjang garis pantai membuatnya mudah ditemui nelayan komersial di banyak negara pesisir.

Pola makan yang membuatnya rentan menelan plastik

Kebiasaan makan Boops boops ikut menjelaskan mengapa spesies ini relevan untuk pemantauan polusi. Menurut Animalia, ikan ini memakan rumput laut, krustasea, dan berbagai plankton yang naik ke permukaan pada malam hari.

Pergerakan vertikal itu membantu mereka mencari nutrisi di lapisan air yang lebih hangat. Saat makan, ikan ini cenderung melahap apa saja yang melintas di depannya, sehingga partikel plastik yang ikut terbawa arus bisa tertelan tanpa banyak penyaringan.

Ukuran tubuhnya bisa mencapai 36 cm, meski rata-rata individu di alam liar hanya sekitar 20 cm. Pola makan yang intens membantu mereka bertahan di tengah persaingan dengan ikan pelagis lain di habitat yang sama.

Mengapa spesies ini penting bagi ilmuwan

Boops boops banyak dimanfaatkan sebagai penanda polusi mikroplastik, terutama di Laut Mediterania. Isi perut ikan ini memberi petunjuk tentang seberapa besar limbah plastik sudah masuk ke dalam jaringan ekosistem laut.

Temuan residu plastik dalam sistem pencernaan Boops boops menunjukkan bahwa pencemaran tidak berhenti di permukaan air. Data semacam ini juga membantu memahami risiko yang lebih luas bagi organisme lain yang hidup di perairan yang sama.

Karena penyebarannya merata dan kebiasaan makannya mencakup berbagai lapisan air, hasil pengamatan dari spesies ini bisa mencerminkan kondisi kebersihan perairan secara umum. Itu sebabnya ikan kecil ini memiliki nilai ilmiah yang besar dalam memantau ancaman mikroplastik.

Ciri tubuh dan nama yang mudah diingat

Nama Boops boops berasal dari bahasa Yunani boops yang berarti “mata sapi”. Sebutan itu merujuk pada matanya yang besar dan tampak menonjol dari kepala.

Ciri tersebut membantu ikan ini mendeteksi predator dan mencari mangsa, terutama di perairan dengan cahaya terbatas. Di berbagai bahasa, nama umum ikan ini juga sering dikaitkan dengan bentuk matanya yang mencolok.

Bernilai di pasar ikan

Di luar fungsi ekologisnya, Boops boops juga penting dalam industri perikanan komersial. Puluhan ribu ton hasil tangkapan tercatat setiap tahun, dan Komisi Eropa membaginya ke dalam tiga kategori ukuran berdasarkan jumlah ekor per kilogram.

Sebagian besar tangkapan dijual sebagai ikan segar untuk konsumsi manusia atau diolah untuk kebutuhan industri lain. Dagingnya dinilai enak jika segera dibersihkan dan dimasak segar dengan cara digoreng, dipanggang, atau dibakar.

Kualitas rasa akan turun bila ikan disimpan terlalu lama tanpa penanganan yang tepat karena pengaruh flora ususnya. Selain untuk konsumsi, sebagian tangkapan juga diolah menjadi tepung ikan atau dipakai sebagai umpan dalam penangkapan tuna.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru