Mitsubishi menyiapkan amunisi baru untuk memperkuat daya tarik Xforce melalui varian hybrid. Mitsubishi Xforce HEV hadir dengan sistem elektrifikasi, panoramic roof, dan electric seat yang belum tersedia pada versi bensin.
Pembaruan tersebut menjadi penting ketika penjualan Xforce belum menunjukkan peningkatan kuat di pasar SUV compact. Mitsubishi menempatkan varian HEV sebagai paket yang lebih lengkap untuk menghadapi persaingan di kelas Rp400 jutaan.
Motor listrik pada Xforce HEV menghasilkan tenaga hingga 116 PS dan torsi 255 Nm. Tenaga itu bekerja bersama mesin bensin 1.600 cc MIVEC Atkinson Cycle berkode 4A92 serta baterai lithium-ion 1,1 kWh.
| Komponen | Detail | Peran |
|---|---|---|
| Mesin bensin | 1.600 cc MIVEC Atkinson Cycle | Sumber tenaga bersama sistem hybrid |
| Motor listrik | 116 PS dan 255 Nm | Mendukung respons berkendara |
| Baterai | Lithium-ion 1,1 kWh | Menyimpan energi sistem hybrid |
| Pelek | 18 inci aerodinamis | Membedakan tampilan varian HEV |
Sistem hybrid memungkinkan mobil berjalan dengan tenaga listrik dalam kondisi tertentu, terutama pada kecepatan rendah dan kebutuhan tenaga ringan. Baterainya juga dapat menerima energi kembali melalui pengereman regeneratif saat kendaraan melambat atau direm.
Pilihan mode bertambah
Xforce HEV menyediakan tujuh mode berkendara untuk penggunaan harian maupun kondisi permukaan jalan yang berbeda. Selain Normal, tersedia Wet, Tarmac, Gravel, Mud, Charge Mode, dan EV Priority Mode.
| Kelompok | Mode | Fungsi |
|---|---|---|
| Penggunaan umum | Normal | Mode berkendara harian |
| Kondisi jalan | Wet, Tarmac, Gravel, Mud | Menyesuaikan karakter permukaan |
| Sistem hybrid | Charge Mode, EV Priority Mode | Memanfaatkan elektrifikasi |
Empat mode untuk kondisi jalan tersebut sebelumnya telah tersedia pada Xforce bermesin bensin. Charge Mode dan EV Priority Mode menjadi penambahan yang khusus memanfaatkan sistem hybrid.
Kelengkapan kabin ditingkatkan
Perubahan lain terlihat di kabin melalui desain tuas transmisi baru, panoramic roof, dan electric seat. Panoramic roof ditujukan untuk memberi kesan ruang yang lebih lega, sementara electric seat menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Sejumlah perlengkapan yang telah tersedia pada varian sebelumnya tetap dipertahankan. Paket itu meliputi Mitsubishi Diamond Sense ADAS, panel instrumen digital 8 inci, enam airbag, ambient light, mode berkendara, serta sistem audio Dynamic Sound Yamaha Premium.
Data wholesales yang dimuat palpos.disway.id mencatat penjualan Xforce di Indonesia mencapai sekitar 14.665 unit hingga Juni 2026. Jumlah tersebut setara rata-rata sekitar 427 unit per bulan selama masa pemasarannya.
Xforce pertama kali diperkenalkan pada Juli 2023 dengan desain futuristis, ground clearance tinggi, dan karakter SUV yang kuat. Namun, model ini berhadapan dengan Toyota Yaris Cross Hybrid dan Honda HR-V, sementara panoramic roof serta sistem bantuan berkendara canggih sempat menjadi sorotan pada fase awal pemasarannya.
Mitsubishi telah menambahkan ADAS lewat varian Xforce Diamond Sense pada 2024, tetapi peningkatan itu belum sepenuhnya mengangkat penjualan. Xforce HEV kini membawa pembaruan yang lebih menyeluruh, termasuk emblem HEV sebagai pembeda dari varian bensin.
Persaingan berikutnya juga mencakup Honda HR-V e:HEV dan Chery C5 CSH di segmen SUV hybrid. Harga resmi Xforce HEV untuk Indonesia masih dinantikan pada ajang GIIAS 2026, dengan banderol kompetitif menjadi faktor penting bagi posisi Mitsubishi di pasar nasional.







