Salah Injak Pedal di SCBD, Mobil Listrik BYD Terobos Kaca Treasury Tower

Mobil listrik BYD berwarna putih menerobos dinding kaca di area parkir Lower Ground Treasury Tower, District 8 SCBD, Jakarta Selatan. Benturan tersebut menyebabkan kaca bangunan pecah, meski tidak ada korban jiwa maupun luka.

Polisi menduga kecelakaan tunggal itu terjadi karena pengemudi keliru mengoperasikan pedal kendaraan bertransmisi otomatis. Saat hendak mengerem di tikungan, pengemudi diduga justru menekan pedal gas sehingga mobil melaju lebih cepat ke arah area gedung.

Kerusakan bangunan masih didata

Kerusakan paling terlihat berada pada dinding kaca gedung yang terkena hantaman kendaraan. Kepolisian masih menghitung nilai kerugian material karena insiden tersebut menimbulkan dampak pada fasilitas gedung.

Personel Polsek Metro Kebayoran Baru telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Pendataan dampak kerusakan serta pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan untuk melengkapi penanganan perkara.

InformasiKeterangan
LokasiParkir Lower Ground Treasury Tower, District 8 SCBD
WilayahKebayoran Baru, Jakarta Selatan
KendaraanMobil listrik BYD berwarna putih
DampakDinding kaca gedung pecah

Dugaan kesalahan saat menikung

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi menjelaskan dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan kesalahan pengemudi dalam membedakan pedal. Keterangan itu mengarah pada situasi ketika mobil sedang melewati tikungan di area parkir.

“Penyebab kecelakaannya itu mobil dikemudikan sama sopir, kemudian mobil itu matic. Pada saat menikung, bermaksud menginjak rem, ternyata yang diinjak gas, sehingga makin kencang dan menabrak area gedung itu,” ujar Joko Adi.

Area parkir gedung menjadi lokasi peristiwa yang kemudian terekam dalam video dan beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan mobil listrik tersebut sudah berada di dalam area gedung setelah melewati dinding kaca.

Tidak ada korban dalam insiden

Hasil pemeriksaan di lokasi tidak menemukan adanya korban jiwa ataupun warga yang mengalami luka. Fokus penanganan saat ini berada pada pemeriksaan detail kejadian dan perincian kerusakan yang ditimbulkan.

Menurut keterangan Joko Adi kepada Medcom.id, kepolisian belum menyampaikan nilai kerugian material karena penghitungan masih berlangsung. Pihak yang dirugikan berada di area gedung yang kacanya pecah akibat benturan mobil.

Insiden di District 8 SCBD ini memperlihatkan konsekuensi serius ketika pengoperasian mobil otomatis tidak berjalan sesuai maksud pengemudi. Kepolisian masih mendalami seluruh detail untuk memastikan dampak kecelakaan tercatat dengan baik.

Source: www.medcom.id
Berita Terkait