Koperasi Merah Putih Kelurahan Tambakrejo di Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, sedang disiapkan menjadi koperasi berbasis syariah. Langkah ini diarahkan menjadi model awal pengembangan koperasi syariah di Jawa Tengah.
Penguatan itu dijalankan melalui kolaborasi pengelola koperasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah atau MES Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai pola serupa layak diterapkan di daerah lain.
Taj Yasin melihat kerja sama Koperasi Merah Putih Tambakrejo dan MES Jateng sebagai peluang besar untuk menjadi pilot project bagi ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah. Ia menyebut jumlah koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di provinsi itu mencapai lebih dari 8.000 unit.
Menurut Taj Yasin, model pengembangan seperti ini tidak seharusnya berhenti di satu titik. Karena itu, dorongan untuk mulai merealisasikan koperasi berbasis syariah ditempatkan pada 2026.
Dukungan dari MES Jawa Tengah
Ketua Umum MES Jawa Tengah, Nyata Nugraha, menyebut kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih Tambakrejo sebagai terobosan pertama di Jawa Tengah. Ia berharap pola tersebut bisa diterapkan kembali oleh 12 kepengurusan MES kabupaten dan kota di provinsi ini.
Nyata juga menegaskan komitmen MES Jateng untuk mendukung pembangunan daerah. Salah satu fokusnya adalah penguatan ekonomi syariah melalui kerja sama yang lebih luas dengan berbagai pihak.
Dari tingkat pusat, Sekretaris Jenderal MES Pusat, Ari Permana, turut menyatakan dukungan penuh terhadap program ekonomi syariah di Jawa Tengah. Dukungan itu memperlihatkan bahwa inisiatif di Tambakrejo mendapat perhatian dari tingkat daerah hingga pusat.
Sejalan dengan arah pembangunan daerah
Taj Yasin mengaitkan pengembangan koperasi syariah ini dengan tema pembangunan Jawa Tengah 2027. Tema tersebut menitikberatkan pada pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah.
Keterkaitan itu membuat penguatan koperasi berbasis syariah dinilai sejalan dengan arah pembangunan Jawa Tengah. Karena itu, Koperasi Merah Putih Tambakrejo dipandang punya posisi penting sebagai contoh awal.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah MES Jawa Tengah di MG Setos, Kota Semarang, pada Sabtu (9/5/2026). Dalam kegiatan yang sama, Taj Yasin juga meninjau pameran produk UMKM binaan MES Jateng di area sekitar lokasi.
UMKM ikut mendapat sorotan
Pameran itu menampilkan sejumlah produk lokal, mulai dari tenun troso, fesyen, hingga kuliner. Kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan bahwa penguatan koperasi syariah juga berkaitan erat dengan ekosistem usaha kecil di daerah.
Dengan dorongan menjadikan Tambakrejo sebagai model awal, Semarang ikut masuk ke perhatian sebagai salah satu titik pengembangan ekonomi syariah di Jawa Tengah. Jika rencana ini berjalan sesuai arah yang disiapkan, pola yang diterapkan di Koperasi Merah Putih Tambakrejo dapat menjadi rujukan bagi koperasi Merah Putih lain di provinsi tersebut.
Source: halosemarang.id