Pemeriksaan Jantung Sebelum Maraton, Langkah Penting Untuk Menekan Risiko Fatal di Lintasan

Author: Redaksi Android62

Pemeriksaan kesehatan sebelum maraton menjadi langkah penting untuk menekan risiko gangguan jantung dan cedera saat lomba berlangsung. Pada lari jarak jauh, kesiapan fisik tidak cukup hanya diukur dari seberapa rutin latihan dilakukan, karena kondisi medis pesertanya juga perlu dipastikan aman.

Dokter Spesialis Olahraga Maria Lestari menekankan bahwa evaluasi medis yang tepat membantu mengidentifikasi peserta yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan sebelum turun ke lintasan. Langkah ini relevan karena maraton menuntut tubuh bekerja dalam beban besar, sehingga tanda bahaya tidak boleh diabaikan sejak awal persiapan.

Siapa yang perlu diperiksa lebih dulu

Pada pelari muda yang tidak memiliki keluhan dan tidak punya faktor risiko, skrining biasanya dimulai dari anamnesis atau wawancara medis menyeluruh. Dalam tahap ini, dokter akan menanyakan riwayat pingsan saat olahraga, nyeri dada ketika beraktivitas, serta jantung berdebar tidak teratur.

Riwayat keluarga juga menjadi perhatian, terutama bila ada henti jantung mendadak atau kematian mendadak di bawah usia 50 tahun. Setelah itu, dokter melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pengukuran tekanan darah dan penilaian sistem muskuloskeletal.

Bila seluruh hasil sesuai harapan dan jarak lomba masih sejalan dengan kemampuan latihan, pelari umumnya dinilai aman mengikuti maraton. Meski begitu, edukasi tetap dibutuhkan agar peserta memahami batas tubuhnya selama menjalani persiapan dan perlombaan.

Pemeriksaan perlu lebih lengkap pada kelompok tertentu

Pendekatan yang berbeda dibutuhkan pada pelari berusia 35 tahun ke atas atau mereka yang memiliki faktor risiko kardiovaskular. Faktor yang termasuk di dalamnya ialah hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, obesitas, dan riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Pada kelompok ini, tahap awal tetap mencakup anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, serta penilaian muskuloskeletal. Namun, dokter biasanya menambahkan EKG istirahat 12 sadapan untuk melihat aktivitas listrik jantung dengan lebih jelas.

Pemeriksaan laboratorium dasar juga kerap diminta untuk melengkapi gambaran kondisi tubuh. Pemeriksaan itu mencakup profil lipid, kadar gula darah, dan fungsi ginjal, yang membantu memastikan peserta benar-benar siap menghadapi beban lari jarak jauh.

Tujuan skrining bukan sekadar formalitas

Pemeriksaan sebelum ikut lomba atau pre-participation examination memiliki fungsi utama mendeteksi dini penyakit jantung yang berisiko memicu henti jantung saat olahraga. Pedoman ESC 2020 tentang sports cardiology serta sejumlah konsensus Asia Pasifik menegaskan pentingnya langkah ini dalam upaya pencegahan.

Perhatian pada peserta yang lebih tua biasanya tertuju pada penyakit arteri koroner. Sementara itu, pada usia yang lebih muda, skrining diarahkan untuk mencari kelainan jantung bawaan atau aritmia yang bisa membahayakan saat tubuh bekerja keras.

Hasil skrining memang tidak menghapus risiko sepenuhnya. Namun, pemeriksaan ini dapat menurunkan kemungkinan kejadian yang tidak diinginkan dan membantu mengenali peserta yang sebaiknya menjalani evaluasi lanjutan terlebih dahulu.

Latihan dan pemeriksaan harus berjalan beriringan

Popularitas lari jarak jauh membuat banyak orang fokus pada target jarak dan catatan waktu. Di sisi lain, aspek medis sering kali terlambat diperhatikan, padahal keduanya sama pentingnya dalam persiapan maraton.

Kasus pelari yang kolaps atau meninggal dunia dalam sejumlah event lari ikut menunjukkan bahwa persiapan fisik saja tidak selalu cukup. Karena itu, cek kesehatan perlu diposisikan sejajar dengan latihan, istirahat, dan pengaturan beban lari.

Saat tubuh memberi sinyal seperti nyeri dada, pingsan saat aktivitas, atau detak jantung yang tidak teratur, keluhan itu tidak boleh dianggap sepele. Pemeriksaan sebelum maraton memberi kesempatan untuk menemukan tanda bahaya lebih cepat, sehingga peserta bisa masuk lintasan dengan kondisi yang lebih aman.

Source: lifestyle.bisnis.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru