Pemeriksaan Medis Menentukan Nasib Dua JCH Surabaya, Satu Dirawat Di RS Haji Menanti Kelayakan Terbang

Author: Redaksi Android62

Proses keberangkatan jamaah calon haji dari Embarkasi Surabaya tetap berjalan, meski dua jamaah masih harus menunggu karena masalah kesehatan. Satu jamaah dirawat di Rumah Sakit Haji Surabaya, sedangkan satu lainnya belum bisa masuk asrama haji karena kondisi sakitnya belum memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Moh. As’adul Anam menegaskan bahwa keputusan berangkat atau tidaknya kedua jamaah itu sepenuhnya bergantung pada hasil pemeriksaan medis. Selain itu, masih dibutuhkan izin laik terbang dari dokter sebelum keduanya bisa diterbangkan ke Arab Saudi.

Menunggu rekomendasi medis

PPIH menempatkan kondisi kesehatan sebagai dasar utama dalam menentukan kelayakan berangkat. Karena itu, jamaah yang belum pulih tidak bisa langsung ikut diberangkatkan hanya karena jadwal kloter sudah berjalan.

Anam menjelaskan bahwa selama belum ada kepastian dari tim medis, jadwal keberangkatan dua jamaah tersebut belum bisa dipastikan. Rekomendasi dokter akan menjadi penentu apakah mereka dapat menyusul rombongan atau masih harus menjalani perawatan lanjutan.

Situasi ini membuat proses keberangkatan mereka terpisah dari jamaah lain yang sudah lebih dulu masuk tahap pemberangkatan. Dengan begitu, PPIH tetap berhati-hati agar perjalanan jauh ke Tanah Suci benar-benar aman bagi yang bersangkutan.

Arus keberangkatan tetap berlangsung

Di tengah adanya dua jamaah yang tertunda, Embarkasi Surabaya tetap mencatat pergerakan keberangkatan yang cukup besar. Hingga hari kelima operasional haji, sebanyak 5.252 jamaah telah diterbangkan ke Arab Saudi melalui 14 kloter.

Jumlah itu belum termasuk 62 petugas yang mendampingi, sehingga total keberangkatan mencapai 5.314 orang. Angka tersebut menunjukkan proses pemberangkatan di Embarkasi Surabaya masih berlangsung sesuai jadwal yang telah disusun.

Kedatangan ke asrama juga terus ramai

Selain pemberangkatan, arus kedatangan jamaah ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya juga masih aktif. Data yang disampaikan menunjukkan sudah ada 6.075 orang yang masuk asrama, terdiri atas 6.005 jamaah dan 70 petugas dari 16 kloter.

Pada hari yang sama, asrama juga menerima tambahan 1.137 orang dari tiga kloter. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa layanan haji di embarkasi bergerak pada dua sisi sekaligus, yakni menerima kedatangan jamaah dan menyiapkan keberangkatan berikutnya.

Seluruh jamaah yang terbang sudah menerima Kartu Nusuk

Anam menyebut jamaah yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi juga telah menerima Kartu Nusuk. Dokumen ini menjadi bagian penting dalam kelancaran ibadah haji karena dipakai sebagai identitas dan mendukung layanan jamaah setibanya di Tanah Suci.

PPIH menilai proses secara umum berjalan lancar dan terkendali. Namun perhatian tetap tertuju pada dua jamaah yang tertunda, karena nasib keberangkatan mereka masih menunggu keputusan dari pemeriksaan medis dan status laik terbang dari dokter.

Penundaan itu menegaskan bahwa keselamatan jamaah tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan haji di Embarkasi Surabaya. Selama pemeriksaan, kedatangan, dan pemberangkatan masih berlangsung, dua jamaah tersebut tetap menunggu kepastian medis sebelum bisa menyusul rombongan ke Arab Saudi.

Source: jatim.antaranews.com
Berita Terbaru