Pipanisasi Digeber di Cianjur, Air Bersih Warga Saat Kemarau Diupayakan Tetap Lancar

Author: Redaksi Android62

Pemasangan pipanisasi di Kabupaten Cianjur terus digencarkan untuk menjaga pasokan air warga tetap aman saat kemarau. Jalur air itu menjadi salah satu langkah yang didorong DPRD Jawa Barat di wilayah yang rawan kesulitan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian.

Anggota Komisi II DPRD Jabar, RK Dadan Surya Negara, menilai ancaman kekeringan tidak hanya muncul di satu titik. Sejumlah wilayah dari utara hingga selatan Cianjur disebut berisiko mengalami krisis air ketika musim kering tiba.

Karena itu, bantuan pipanisasi diarahkan ke kecamatan-kecamatan yang membutuhkan pasokan air lebih stabil. Pemasangan sudah dilakukan di Sukaluyu, Karantengah, Cibeber, dan Campaka.

Dadan menyebut panjang pipanisasi yang telah terpasang di berbagai wilayah Cianjur sudah mencapai lebih dari 3.000 meter. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan permintaan masyarakat, sehingga penyalurannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Sebagian besar jaringan itu mengambil air dari perbukitan atau sumber mata air yang letaknya jauh dari permukiman. Kondisi geografis seperti ini membuat pipanisasi menjadi solusi praktis untuk membawa air ke rumah warga.

Agar jaringan tetap bertahan, pemeliharaan pipanisasi diserahkan kepada tokoh masyarakat setempat. Skema itu diharapkan membuat pengelolaan berjalan secara swadaya dan tetap terawat dalam jangka panjang.

DPRD Jabar juga menyiapkan langkah lanjutan dengan terus menyerap aspirasi warga di Kabupaten Cianjur. Rencananya, kunjungan ke setiap kecamatan akan dilakukan agar masukan dan keluhan bisa dihimpun secara langsung.

Langkah tersebut dianggap penting karena kebutuhan air di tiap wilayah tidak sama. Ada daerah yang lebih mendesak memerlukan pipanisasi untuk air bersih, sementara wilayah lain lebih membutuhkan perbaikan aliran untuk pertanian.

Di sisi lain, Pemprov Jabar bersama dinas terkait juga memperbaiki saluran irigasi di Kabupaten Cianjur. Perbaikan ini ditujukan agar petani tetap mendapat air saat kemarau dan tidak kesulitan mengairi sawah.

Warga juga diajak ikut menjaga saluran irigasi yang sudah diperbaiki. Dengan perawatan yang baik, aliran air ke sawah dan area pertanian diharapkan tetap terjaga di tengah cuaca kering.

Source: jabar.antaranews.com
Berita Terbaru